Israel Cegat Armada Bantuan Kemanusiaan Global Sumud Flotilla di Perairan Internasional
Israel Cegat Armada Bantuan Global Sumud Flotilla

Pasukan Israel mencegat armada bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang sedang menuju Jalur Gaza pada Senin (18/5/2026), meskipun kapal-kapal tersebut berada di perairan internasional. Insiden ini memicu kecaman dari berbagai pihak, termasuk Turkiye, karena dianggap melanggar hukum maritim internasional dan menghalangi misi kemanusiaan untuk Gaza yang masih diblokade Israel.

Detail Pencegatan

Koalisi internasional Global Sumud Flotilla menyatakan bahwa tentara Israel menaiki sejumlah kapal di lepas pantai Siprus dan menahan para relawan di dalamnya. Kelompok tersebut mengutuk tindakan Israel sebagai ilegal dan brutal.

Reaksi Global Sumud Flotilla

“Global Sumud Flotilla sedang diserang! Pendudukan Israel kembali secara ilegal dan brutal mencegat armada kemanusiaan internasional kami dan menculik para relawan,” tulis kelompok tersebut melalui media sosial, sebagaimana dilansir Al Jazeera pada Selasa (19/5/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak Terhadap Misi Kemanusiaan

Pencegatan ini menghalangi pengiriman bantuan yang sangat dibutuhkan oleh warga Gaza yang telah lama menderita akibat blokade Israel. Misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla bertujuan untuk membawa bantuan medis, makanan, dan perlengkapan penting lainnya.

Kecaman Internasional

Turkiye dan beberapa negara lainnya mengecam keras tindakan Israel. Mereka menegaskan bahwa pencegatan di perairan internasional merupakan pelanggaran serius terhadap hukum maritim dan kebebasan navigasi.

Insiden ini menambah ketegangan di kawasan dan menyoroti kesulitan dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza di tengah konflik yang berkepanjangan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga