BNN Ungkap Jaringan Narkoba di Labuhanbatu Utara, Respons Lagu Siti Mawarni
BNN Ungkap Jaringan Narkoba di Labuhanbatu, Respons Lagu Viral

Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap sejumlah kasus narkotika dalam Operasi Sapu Bersih (Saber) di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Labuhanbatu Utara. Pengungkapan ini merupakan respons atas lagu viral Siti Mawarni.

Kerja Sama Lintas Instansi

Plt Deputi Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan menyatakan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama dengan kepolisian, Bea Cukai, dan instansi terkait lainnya. Operasi ini dilakukan di Sumatera Utara (Sumut), Kalimantan Timur (Kaltim), Jakarta, Sumatera Barat (Sumbar), Aceh, Sulawesi, Jawa Timur (Jatim), Riau, hingga Kepulauan Riau (Kepri).

Hasil Operasi Saber

"Kita berhasil menyita atau bisa menyelamatkan potensi penyalahgunaan sebanyak 353.312 jiwa. Kalau bicara dana masyarakat, secara ekonomis bisa mencapai Rp 211,4 miliar," kata Roy dalam konferensi pers di Kantor BNN, Cawang, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dalam Operasi Saber ini, BNN menyita barang bukti berupa:

  • Sabu: 136,5 kilogram (kg)
  • Ganja: 147 kg
  • Etomidate: 1.260 mililiter (1,2 liter)
  • Ketamin: 1.029 gram
  • Ekstasi: 6.681 butir

Fokus pada Labuhanbatu

BNN merespons lagu viral berjudul Siti Mawarni yang mengeluhkan peredaran narkoba di Aek Kanopan Timur, Labuhanbatu, Sumut. Pihaknya melakukan analisis, pemetaan, dan penyelidikan terhadap aktivitas jaringan peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut.

"Pada 13 Mei 2026, petugas melaksanakan Operasi Saber Bersinar dan berhasil mengidentifikasi seorang pengendali berinisial WW yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO)," ungkap Roy.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan satu orang pelaku berinisial RT. Petugas menyita paket sabu siap edar dengan total berat 0,90 gram.

"Hasil penyelidikan menunjukkan adanya sistem pembagian peran antara pengendali dan penjaga lapak dalam menjalankan aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut," katanya.

Operasi Kawasan Rawan Narkoba

"BNN gencar melakukan operasi kawasan rawan narkoba, seperti kampung yang ada di Jakarta. Keseriusan BNN berlanjut atas fenomena yang marak saat masyarakat merasa antipati dan marah banyaknya bandar narkoba di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk disuarakannya lagu Siti Mawarni. Kepala BNN RI memandang perlu membentuk satgas dengan menggelar operasi dengan sandi Operasi Saber Bersinar 2026," sambung dia.

Respons terhadap Lagu Siti Mawarni

BNN menyebut operasi tersebut dilakukan sebagai respons terhadap lagu 'Siti Mawarni' yang viral. Lagu itu berisi keluhan soal peredaran narkoba di wilayah tersebut.

"Negara, dalam hal ini BNN ingin menjawab dan merespons keresahan masyarakat, termasuk beredarnya lagu yang berjudul Siti Mawarni Labuhanbatu," katanya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga