Warga Palestina Keluhkan Gaza Terlupakan Sejak Perang AS-Iran
Gaza Terlupakan Sejak Perang AS-Iran

Warga Palestina mengeluhkan bahwa perang Gaza kini terlupakan sejak Amerika Serikat dan Israel terlibat konflik dengan Iran. Ahmed Jamali, 53 tahun, seorang pengungsi Palestina di Gaza, menyatakan keprihatinannya kepada AFP pada Sabtu (4/7/2026). "Sejak Amerika Serikat berperang dengan Iran, seluruh dunia telah melupakan Gaza dan tragedinya. Kami tidak lagi memiliki siapa pun yang membela kami," ujarnya.

Jamali menambahkan, "Kami lemah dan tertindas, dan Israel melakukan apa pun yang diinginkannya: membunuh, menghancurkan, dan menduduki Gaza, sementara tidak ada seorang pun di dunia yang berbuat apa pun."

Eskalasi Konflik Regional

Ketidakpedulian terhadap Palestina ini semakin mencolok karena wilayah tersebut menjadi pusat rangkaian peristiwa yang menjerumuskan kawasan ke dalam konfrontasi paling berbahaya dalam beberapa dekade. Serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023 memicu respons militer besar-besaran di Gaza, melibatkan sekutu-sekutu yang didukung Teheran seperti Hizbullah di Lebanon dan Houthi di Yaman, dan akhirnya Iran sendiri.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Apa yang dimulai sebagai perang lokal antara Israel dan Hamas berkembang menjadi konflik regional dan konfrontasi langsung antara musuh bebuyutan Iran dan AS.

Krisis Kemanusiaan Berlanjut

Lebih dari dua setengah tahun kemudian, Gaza tetap terperangkap dalam krisis kemanusiaan yang parah. Meskipun gencatan senjata dicapai antara Israel dan Hamas pada Oktober 2025, upaya untuk mengakhiri perang secara permanen terhenti selama berbulan-bulan. Menurut analis, hal ini menunjukkan pergeseran prioritas regional.

"Hal ini mencerminkan penurunan nilai strategis Hamas di mata Iran," kata Hugh Lovatt dari Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri kepada AFP. Fokus diplomatik juga telah bergeser, dengan meningkatnya rasa lelah internasional terhadap Gaza. "Gaza secara bertahap memudar dari perhatian internasional," tambah Lovatt.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga