Sebanyak 619 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran dikerahkan untuk mengamankan dua aksi demonstrasi yang akan berlangsung di Jakarta Pusat pada Senin, 13 Juli 2026. Kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi unjuk rasa.
Dua Titik Aksi Unjuk Rasa
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri menjelaskan bahwa aksi pertama digelar oleh Forum Komunikasi Warga Kwini 8 Bersatu. Rencananya, aksi tersebut akan berlangsung di Kantor Kelurahan Senen dan Kantor Kecamatan Senen mulai pukul 10.00 WIB.
Aksi kedua akan digelar oleh Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia Cabang Jakarta Pusat bersama beberapa elemen lainnya di wilayah Gambir pada pukul 13.00 WIB. Kedua aksi ini mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian.
Rekayasa Lalu Lintas Situasional
Petugas akan menerapkan rekayasa lalu lintas di lokasi unjuk rasa secara situasional, dengan mempertimbangkan jumlah massa yang hadir di lapangan. Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan sekitar lokasi demonstrasi guna mengantisipasi kemacetan lalu lintas.
"Pengamanan aksi unjuk rasa dari Forum Komunikasi Warga Kwini 8 Bersatu di Kantor Kelurahan Senen dan Kantor Kecamatan Senen, rencana giat pukul 10.00 WIB," kata Erlyn, dikutip dari Antara.
Imbauan bagi Pengendara
Polisi mengimbau pengendara dan masyarakat untuk mencari jalur alternatif jika hendak melintasi kawasan Senen dan Gambir. Rekayasa lalu lintas akan disesuaikan dengan dinamika di lapangan demi kelancaran arus lalu lintas dan keamanan bersama.



