Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa Bibit Siklon Tropis 92W yang terpantau di Laut Filipina Timur, sebelah utara Papua Barat Daya, berpotensi memicu kondisi cuaca signifikan di sejumlah daerah di Indonesia. Sistem ini dipantau terus karena berpeluang berkembang menjadi siklon tropis dalam kategori sedang hingga tinggi dalam 48 hingga 72 jam ke depan.
Potensi Perkembangan Bibit Siklon 92W
Prakirawan BMKG Miftah Ali menyatakan bahwa bibit siklon tersebut memiliki tekanan minimum sekitar 1.004 hektopaskal, kecepatan angin maksimum 25 knot, dan bergerak ke arah barat laut. Keberadaan sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di pesisir timur Filipina, Laut Filipina, Samudra Pasifik timur Filipina hingga Laut Sulawesi, serta di sekitar pusat bibit siklon. Kondisi atmosfer lokal yang labil di sebagian besar wilayah Indonesia juga turut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, terutama di sekitar bibit siklon dan di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi.
Prakiraan Cuaca per Wilayah
BMKG memperkirakan hujan disertai petir berpotensi terjadi di Tanjung Pinang dan Tanjung Selor. Sementara itu, hujan ringan diprakirakan terjadi di Medan, Pangkal Pinang, Serang, serta sebagian besar wilayah di Pulau Kalimantan. Kondisi berawan hingga berawan tebal diprakirakan menyelimuti Banda Aceh, Pekanbaru, Bengkulu, Palembang, dan sebagian besar wilayah Pulau Jawa. Udara kabur diprakirakan terjadi di Bandar Lampung, sedangkan kondisi kabut atau asap berpotensi terjadi di Padang dan Jambi.
Di kawasan Indonesia timur, hujan ringan diprakirakan terjadi di Mamuju, Palu, Manado, Ambon, dan Wamena. Sementara cuaca berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Merauke.
Imbauan BMKG
BMKG mengimbau masyarakat untuk memantau perkembangan informasi cuaca melalui laman resmi dan kanal media sosial BMKG guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem. Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak diminta waspada terhadap kemungkinan hujan lebat, petir, dan angin kencang yang dapat menyertai sistem bibit siklon ini.



