Polrestabes Bandung mengerahkan sekitar 300 personel gabungan untuk menggelar patroli malam di seluruh wilayah Kota Bandung. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi maraknya kejahatan jalanan, termasuk aksi begal, serta menjaga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Patroli merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) yang melibatkan personel Polri, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan (Dishub).
Ratusan Personel Diterjunkan hingga Pagi
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi mengatakan bahwa ratusan personel disebar ke sejumlah titik di Kota Bandung untuk menjaga situasi keamanan hingga pagi hari. "Ratusan personel disebar ke sejumlah titik di Kota Bandung untuk menjaga situasi keamanan hingga pagi hari," kata Dedi dilansir Antara, Kamis (23/7/2026).
Selain berpatroli, petugas juga berdialog dengan masyarakat guna mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini serta menyerap informasi dari warga. Dedi berharap kehadiran aparat di lapangan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas maupun yang sedang beristirahat pada malam hari.
Patroli Berkelanjutan Tekan Angka Kriminal
Dedi menegaskan bahwa patroli akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus mencegah tindak kriminal di wilayah Kota Bandung. Sebelumnya, Polrestabes Bandung mengungkap 15 kasus kejahatan jalanan dan menangkap 19 tersangka dalam operasi yang berlangsung pada 1 hingga 21 Juli 2026.
Kehadiran aparat gabungan di lapangan diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan dan meningkatkan rasa aman bagi warga Bandung. Patroli malam ini merupakan salah satu upaya preventif yang terus digencarkan oleh aparat keamanan.



