Turkiye menyatakan akan mengirim penerbangan carter ke Israel pada Kamis (21/5/2026) untuk memulangkan ratusan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan oleh pasukan Israel. Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan mengungkapkan bahwa pemerintah Turkiye berencana membawa pulang warga negaranya beserta peserta dari negara ketiga melalui penerbangan carter khusus yang telah disiapkan pada hari yang sama.
Pernyataan Menteri Luar Negeri Turkiye
“Kami berencana membawa warga negara kami dan peserta dari negara ketiga ke Turkiye melalui penerbangan carter khusus yang akan kami atur hari ini,” kata Fidan dalam pernyataannya, dikutip dari AFP. Langkah ini diambil setelah Israel mendapat kecaman dari negara-negara Eropa terkait perlakuan terhadap para aktivis yang diikat dan dipaksa berlutut.
Detail Penerbangan Carter
Sumber dari Kementerian Luar Negeri Turkiye menyebutkan bahwa tiga penerbangan dengan kapasitas lebih dari 400 penumpang telah dikirim ke Bandara Ramon, yang berlokasi sekitar 20 kilometer dari kota resor Eilat di Israel selatan. Penerbangan ini bertujuan untuk memulangkan para aktivis yang terlibat dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla.
Para aktivis Global Sumud Flotilla sebelumnya ditahan oleh otoritas Israel saat mencoba menerobos blokade di jalur laut Gaza. Insiden ini memicu reaksi keras dari berbagai negara, termasuk negara-negara Eropa yang mengecam tindakan Israel. Turkiye, sebagai salah satu negara yang mendukung misi kemanusiaan tersebut, bergerak cepat untuk memulangkan warganya dan peserta internasional lainnya.



