Kemlu Mulai Evakuasi 32 WNI dari Iran, Jalur Melalui Azerbaijan
Kemlu Evakuasi 32 WNI dari Iran via Azerbaijan

Kemlu Mulai Evakuasi WNI dari Iran, 32 Orang Jadi Tahap Pertama

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia secara resmi memulai proses evakuasi warga negara Indonesia yang berada di Iran. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap perkembangan situasi keamanan yang semakin memanas di kawasan tersebut akibat konflik bersenjata.

Evakuasi Bertahap Dimulai Hari Ini

Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, mengonfirmasi bahwa proses evakuasi telah dimulai secara bertahap pada hari Jumat, 6 Maret 2026. "Tentunya mencermati perkembangan situasi dan keamanan di Iran, evakuasi WNI di Iran akan dimulai secara bertahap hari ini," jelas Heni dalam keterangan pers di gedung Kemlu RI, Jakarta Pusat.

Heni menekankan bahwa keputusan ini diambil setelah pemantauan ketat terhadap kondisi lapangan yang terus berubah. Proses evakuasi akan dilaksanakan dengan memperhatikan faktor keselamatan sebagai prioritas utama.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rute Evakuasi Melalui Azerbaijan

Untuk tahap pertama, evakuasi akan dilakukan melalui jalur Azerbaijan. "Tahap pertama ini akan melalui Azerbaijan, tapi mungkin ini untuk jalur-jalur evakuasi ini akan dilihat sesuai kondisi riil di lapangan," ujar Heni Hamidah.

Keputusan rute evakuasi akan ditentukan berdasarkan penilaian tim di perwakilan Indonesia, yaitu KBRI Teheran dan KBRI Azerbaijan. Fleksibilitas dalam pemilihan jalur diperlukan mengingat dinamika situasi keamanan yang dapat berubah dengan cepat.

32 WNI Jadi Kelompok Pertama

Pada tahap awal ini, sebanyak 32 warga negara Indonesia akan dievakuasi. "Berapa yang akan dievakuasi di batch pertama Iran ini? Ada 32 orang. Tapi, again, ini masih sangat, ini baru mulai kan. Jadi mungkin masih akan kita lihat lagi. Jadi untuk sementara ini 32 orang," jelas Heni.

Kelompok pertama ini merupakan bagian dari rencana evakuasi bertahap yang akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan situasi. Kemlu belum dapat memastikan jumlah total WNI yang akan dievakuasi dalam tahap-tahap berikutnya.

Latar Belakang Konflik yang Memicu Evakuasi

Keputusan evakuasi ini tidak terlepas dari eskalasi konflik bersenjata yang terjadi di kawasan tersebut:

  • Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
  • Iran membalas dengan menyerang Israel dan sejumlah pangkalan AS di negara-negara Semenanjung Arab.
  • Serangan balasan terus dilakukan oleh Israel dan AS terhadap target-target di Iran.

Menurut laporan Al-Jazeera, korban tewas akibat serangan AS dan Israel di Iran telah mencapai lebih dari 1.000 orang. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda bahwa pihak-pihak yang terlibat akan melakukan gencatan senjata atau upaya perdamaian.

Proses evakuasi WNI dari Iran ini menjadi bagian dari upaya perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri yang dijamin oleh pemerintah. Kemlu akan terus memantau perkembangan dan menyesuaikan langkah-langkah evakuasi sesuai dengan kondisi keamanan yang aktual di lapangan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga