Pabrik Plastik di Cengkareng Terbakar Diduga Akibat Petasan Remaja Nakal
Pabrik Plastik Cengkareng Terbakar Diduga Akibat Petasan

Pabrik Plastik di Cengkareng Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Petasan Sekelompok Remaja

Sebuah insiden kebakaran melanda pabrik plastik yang berlokasi di Jalan Bojong Raya, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, pada dini hari Jumat (20/3/2026). Peristiwa ini diduga kuat disebabkan oleh aksi sekelompok remaja yang bermain petasan di sekitar lokasi, meski telah ditegur oleh petugas keamanan.

Kronologi Kejadian dan Dugaan Penyebab

Menurut keterangan dari Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, kebakaran bermula sekitar pukul 03.23 WIB. Para remaja tersebut sempat dilarang oleh sekuriti dari perusahaan yang bersebelahan dengan tempat kejadian perkara (TKP). Namun, larangan itu justru membuat mereka semakin menjadi-jadi dan terus menyalakan petasan di area tersebut.

"Sempat ditegur oleh sekuriti PT yang persis bersebelahan dengan TKP. Namun para remaja tidak terima dan semakin intens memasang petasan di sekitar area tersebut," tutur Syaiful, seperti dilansir dari Antara. Akibatnya, salah satu petasan masuk ke dalam pabrik plastik dan memicu kobaran api yang dengan cepat membakar isi bangunan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Respons Cepat Tim Pemadam Kebakaran

Setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran segera bergerak menuju lokasi kejadian. Total 17 unit armada dengan kekuatan 85 personel diterjunkan untuk memadamkan api. Operasi pemadaman dimulai pada pukul 03.24 WIB dan berhasil diselesaikan pada pukul 05.10 WIB, menunjukkan respons yang cukup cepat dalam menangani situasi darurat ini.

Untungnya, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden kebakaran ini. Meskipun demikian, kerugian material diperkirakan cukup signifikan mengingat pabrik tersebut memproduksi barang-barang plastik yang mudah terbakar.

Implikasi dan Peringatan

Kejadian ini menyoroti pentingnya pengawasan terhadap aktivitas remaja, terutama di kawasan industri yang rentan terhadap bahaya kebakaran. Aksi nakal seperti bermain petasan di area berisiko tinggi dapat berakibat fatal, sebagaimana terbukti dalam kasus ini. Pihak berwenang diharapkan dapat meningkatkan patroli dan sosialisasi keselamatan untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Insiden kebakaran pabrik plastik di Cengkareng ini juga mengingatkan masyarakat akan bahaya penggunaan petasan secara sembarangan, yang tidak hanya mengancam keselamatan diri sendiri tetapi juga properti dan lingkungan sekitar.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga