Kakorlantas Tegaskan One Way Arus Balik Bersifat Dinamis dan Dapat Diperpanjang
Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri resmi memberlakukan sistem one way nasional untuk arus balik pada hari ini, Selasa (24/3/2026). Kebijakan ini bersifat dinamis dan berpotensi diperpanjang hingga besok, Rabu (25/3/2026), tergantung kondisi kepadatan lalu lintas yang terus dipantau.
Perpanjangan Kebijakan Bergantung pada Kondisi Lalu Lintas
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa keputusan perpanjangan one way akan didasarkan pada hasil pemantauan teknologi digital dan udara. "Bisa juga besok, besok pagi apabila traffic accounting atau bangkitan arus yang dari arah Trans Jawa baik itu dari Semarang menuju ke Jakarta itu masih tinggi, kemungkinan untuk one-way akan kita perpanjang. Jadi tanggal 24 termasuk tanggal 25," ujarnya saat meninjau situasi di Gerbang Tol Banyumanik, Jawa Tengah.
Irjen Agus menekankan bahwa pemberlakuan one way nasional ini sangat dinamis. "Sampai tanggal 25 hasil analisa dan pemantauan teknologi digital dari udara itu masih tinggi, kami akan kita buka one-way nasional arus balik yang ketiga. Jadi ini sangat dinamis," tuturnya.
Pemantauan Lalu Lintas Menggunakan Teknologi Canggih
Pemantauan jumlah kendaraan dilakukan dengan berbagai metode, termasuk:
- Teknologi digital untuk akuntansi lalu lintas
- Pantauan udara untuk mendapatkan gambaran menyeluruh
- Analisis data real-time untuk pengambilan keputusan
Secara umum, arus balik hari ini masih terkendali dengan kondisi lalu lintas dari Jawa Barat yang terpantau lancar berkat adanya sejumlah tol fungsional yang diberlakukan.
Kondisi Lalu Lintas Jawa Barat Relatif Lancar
Irjen Agus memberikan penjelasan khusus mengenai kondisi di Jawa Barat: "Khusus yang dari Jawa Barat yang besarnya 33 persen alhamdulillah lancar, karena fungsi Tol Japek 2 dari Cipularang masuknya Sadang itu yang memecah arus hingga Cikampek kilometer 66. Jadi dari Sadang, Delta Mas sampai Setu. Setu nanti ketemunya di kota, di Jorr."
Pada hari ini, one way nasional resmi diberlakukan dari Km 414 GT Kalikangkung hingga Km 70 GT Cikampek Utama. Prosesi flag off dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandakan pentingnya pengaturan lalu lintas selama periode arus balik ini.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Kakorlantas untuk mengantisipasi dan mengelola puncak arus balik yang biasanya terjadi setelah periode liburan. Dengan pendekatan yang dinamis dan berbasis data, diharapkan arus lalu lintas dapat tetap terkendali dan perjalanan masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar.



