Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan bahwa Jakarta dan Teheran memiliki peran strategis yang sangat penting sebagai kekuatan menengah yang berpengaruh di kawasan masing-masing. Dalam wawancara khusus dengan Antara pada Jumat (13/2/2026), Boroujerdi menegaskan bahwa kedua negara ini memiliki potensi besar untuk berkontribusi secara signifikan dalam mendorong perdamaian dan stabilitas regional.
Posisi Geopolitik yang Menguntungkan
Boroujerdi menjelaskan bahwa posisi geopolitik Iran dan Indonesia memberikan ruang kerja sama yang lebih luas dan mendalam, terutama dalam menangani isu-isu keamanan kawasan Asia Barat dan Asia Tenggara. "Kedua negara ini bukan hanya memiliki pengaruh di wilayahnya sendiri, tetapi juga dapat menjadi jembatan untuk kolaborasi antar-kawasan," ujarnya.
Koordinasi dan Dialog yang Diperlukan
Menurut Dubes Iran, koordinasi dan dialog antara Indonesia dan Iran perlu diperkuat secara berkelanjutan untuk menjawab berbagai tantangan regional yang kompleks. "Dengan mempererat hubungan bilateral, kita dapat menciptakan sinergi yang positif untuk mengatasi masalah keamanan dan mendukung pembangunan perdamaian," tambah Boroujerdi.
Ia menekankan bahwa sebagai kekuatan menengah, kedua negara memiliki tanggung jawab untuk mempromosikan stabilitas dan kerja sama multilateral. Boroujerdi juga menyoroti pentingnya pertukaran pandangan dan pengalaman dalam diplomasi untuk membangun kepercayaan dan pemahaman yang lebih baik antara Teheran dan Jakarta.