Walkot Medan Bobby Nasution Protes Penentuan Lokasi Karantina WNI Tanpa Koordinasi
Wali Kota Medan, Bobby Nasution, secara resmi menyampaikan protes kepada Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, mengenai penentuan lokasi karantina bagi Warga Negara Indonesia yang baru tiba dari luar negeri. Bobby menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menetapkan Medan sebagai lokasi karantina tanpa melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah kota.
Edy Rahmayadi Geram Tanggapi Pernyataan Bobby
Gubernur Edy Rahmayadi diketahui merespons dengan sikap geram terhadap pernyataan protes yang disampaikan oleh Walkot Bobby Nasution. Insiden ini memicu ketegangan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota dalam penanganan karantina di tengah situasi pandemi.
Bobby Nasution menyatakan bahwa penentuan lokasi karantina seharusnya melibatkan proses koordinasi yang matang untuk memastikan efektivitas dan keamanan. Ia menekankan pentingnya kerja sama antar level pemerintahan dalam menangani kedatangan WNI dari luar negeri.
Di sisi lain, Edy Rahmayadi sebagai Gubernur Sumatera Utara dianggap memiliki otoritas dalam pengambilan keputusan terkait kebijakan karantina di tingkat provinsi. Namun, kurangnya komunikasi dengan pemerintah kota Medan menjadi titik perselisihan yang menonjol dalam kasus ini.
Insiden ini mengangkat isu penting mengenai tata kelola koordinasi dalam penanganan kesehatan masyarakat, khususnya di masa pandemi. Masyarakat pun menantikan langkah penyelesaian dari kedua pihak untuk menghindari dampak yang lebih luas terhadap pelayanan publik.