Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, secara resmi mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN), khususnya para pejabat yang baru saja dilantik, untuk meninggalkan pola kerja yang hanya mengulang program-program lama tanpa adanya pembaruan yang signifikan. Menurutnya, birokrasi di Indonesia sudah saatnya menghadirkan inovasi yang mampu menjawab dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, sehingga setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi publik.
Pesan Sekjen untuk Pejabat Baru
"Oleh sebab itu, apa pun bidang tugas masing-masing cobalah untuk berpikir tidak terkungkung hanya pada kebiasaan tertentu," kata Tomsi Tohir dalam keterangan tertulis pada Jumat (24/7/2026). Pernyataan ini disampaikan dalam acara Pelantikan Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Kemendagri yang digelar di Kantor Kemendagri, Jakarta, hari ini.
Tomsi menegaskan bahwa para pejabat harus mampu keluar dari zona nyaman dan tidak sekadar menjalankan rutinitas tanpa inovasi. Ia mengingatkan bahwa tambahan alokasi anggaran yang diterima oleh kementerian harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk melahirkan terobosan-terobosan baru yang lebih efektif dan efisien.
Optimalkan Anggaran untuk Terobosan Baru
Lebih lanjut, Sekjen Kemendagri mendorong para pejabat untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran, tidak sekadar memperbanyak kegiatan yang bersifat rutin, tetapi lebih fokus pada program-program yang mendukung kinerja pemerintah daerah (Pemda). Menurutnya, setiap rupiah yang dibelanjakan harus memberikan dampak positif yang terukur bagi pelayanan publik.
"Kalau cara berpikir itu kita bisa untuk melihat beberapa langkah ke depan, maka kita akan lebih baik," tegasnya. Ia menekankan pentingnya membangun pola pikir yang berorientasi pada hasil (outcome-based thinking), sehingga setiap kegiatan dirancang dengan mempertimbangkan dampak jangka panjang. Dengan demikian, pembinaan yang dilakukan Kemendagri kepada Pemda mampu menghasilkan perubahan yang terukur dan meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.
Integritas dan Profesionalisme sebagai Fondasi
Selain mendorong inovasi, Tomsi juga berpesan agar para pejabat yang baru dilantik menjalankan amanah dengan penuh integritas, semangat pengabdian, dan profesionalisme. Ia mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi yang baik, mempererat silaturahmi, serta bekerja secara jujur sebagai fondasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
"Yang ada perintah bekerja baik, bekerja keras, jujur, bersilaturahmi yang baik, ya, berkomunikasi baik," tutupnya. Menurut Tomsi, nilai-nilai tersebut sejalan dengan ajaran semua agama yang mengarahkan umatnya pada kebaikan dan pelayanan yang tulus.
Acara pelantikan ini dihadiri oleh para pejabat eselon III, IV, dan fungsional di lingkungan Kemendagri. Diharapkan, dengan adanya penyegaran di jajaran pejabat, birokrasi Kemendagri semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu menjadi motor penggerak reformasi birokrasi di Indonesia.



