Universitas Republik Indonesia (URI) yang akan didirikan direncanakan fokus pada penguatan pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto menyatakan bahwa langkah ini bertujuan mendukung pengembangan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Fokus pada STEM untuk Kemandirian Teknologi
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya universitas yang mengedepankan STEM. "Oleh karena itu, Pak Presiden ya fokus mengedepankan universitas yang berbasis pada STEM, Science, Technology, Engineering, and Mathematics. Ya dengan demikian, bangsa ini akan menguasai teknologi sendiri," kata Prabowo dikutip dari Antara, Jumat (24/7/2026).
Menurut Aris, fokus pada STEM ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana Indonesia perlu menguasai teknologi untuk mengelola sumber daya alam yang melimpah. "Dengan penguasaan teknologi, kita tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pemain utama dalam pemanfaatan SDA," ujar Aris.
Pembentukan Generasi Unggul
Aris menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat fokus pada pembentukan generasi unggul. Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, sehingga diperlukan sumber daya manusia yang mampu mengelolanya secara berkelanjutan. URI diharapkan menjadi katalis dalam mencetak lulusan yang kompeten di bidang STEM.
"Kita memiliki SDA yang luar biasa, tetapi tanpa SDM yang unggul, semua itu tidak akan memberikan manfaat maksimal. URI hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut," tambah Aris.
Pemerintah optimistis bahwa dengan pendirian URI yang berbasis STEM, Indonesia dapat bersaing di kancah global dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.



