Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membantah keras kabar yang menyebut mutasi ratusan pegawai di lingkungan Kementerian PU terkait bocornya surat perjalanan dinas ke Amerika Serikat (AS) di media sosial. Ia menegaskan bahwa mutasi pegawai merupakan hal yang biasa dalam roda organisasi dan tidak ada kaitannya dengan kebocoran dokumen.
Pernyataan Menteri PU Soal Mutasi Pegawai
“Ah enggak ada. Mutasi kan biasa aja, pegawai gue 38.600, masa enggak boleh mutasi,” kata Dody kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7/2026). Ia kembali menegaskan bantahannya saat ditanya apakah mutasi tersebut dipicu oleh bocornya surat perjalanan ke luar negeri. “Enggak ada,” tutur Dody singkat.
Kementerian PU Bentuk Tim Investigasi Kebocoran Surat Dinas
Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah membentuk tim investigasi untuk mengusut kebocoran surat dinas Menteri PU yang viral di media sosial. Surat tersebut memuat nama anak Menteri PU, Doddy Hanggodo, sebagai bagian dari rombongan kunjungan kerja ke New York, Amerika Serikat. Fokus penyelidikan diarahkan untuk mengungkap pihak yang diduga menyebarluaskan dokumen internal tersebut ke publik.
Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto mengonfirmasi bahwa investigasi tengah berjalan. “Kami sedang melakukan investigasi dan membentuk tim untuk mencari tahu dari mana sumber kebocoran surat dinas tersebut,” kata Apri dikutip dari Liputan6 SCTV, Rabu (8/7/2026).
Sanksi Tegas bagi Pembocor Surat Dinas
Apri Artoto menegaskan bahwa apabila hasil investigasi membuktikan dokumen tersebut bocor dari lingkungan internal Kementerian PU, pegawai yang terlibat akan dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang ada,” ujarnya. Langkah ini diambil untuk menjaga integritas dan kedisiplinan di lingkungan kementerian.
Kebocoran surat dinas ini menjadi sorotan publik karena melibatkan nama anak menteri dalam rombongan kunjungan kerja ke luar negeri. Meski demikian, Menteri Dody Hanggodo menegaskan bahwa mutasi pegawai yang terjadi belakangan ini tidak ada hubungannya dengan insiden tersebut. Ia meminta publik tidak mengaitkan kedua hal tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, tim investigasi Kementerian PU masih bekerja untuk mengidentifikasi sumber kebocoran. Kementerian berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang terbukti, tanpa pandang bulu.



