Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan bahwa pasukannya telah mengalihkan dua kapal komersial sejak blokade laut terhadap Iran dilanjutkan. Kedua kapal tersebut disebut mencoba menerobos blokade yang diberlakukan AS.
"Sejak dimulainya kembali blokade laut terhadap pelabuhan Iran 17 jam yang lalu, pasukan AS telah mengalihkan dua kapal komersial yang mencoba menerobos blokade," kata CENTCOM dalam pernyataan yang dilansir Anadolu Agency, Rabu (15/7/2026). "Militer AS tetap waspada dan siap untuk memastikan kepatuhan penuh," tambahnya.
Serangan Baru ke Target Iran
Pengumuman ini menyusul peluncuran serangan baru CENTCOM terhadap target Iran. Menurut militer AS, serangan bertujuan untuk mengurangi kemampuan yang digunakan Iran untuk menyerang pengiriman komersial di Selat Hormuz. Komandan CENTCOM, Laksamana Brad Cooper, menuduh Iran sengaja menargetkan warga sipil dan pengiriman komersial di seluruh Timur Tengah.
"Selama tujuh hari terakhir, Iran secara sengaja menargetkan warga sipil di seluruh wilayah dengan menyerang tujuh kapal komersial, mengakibatkan hampir selusin awak kapal sipil tewas, hilang, atau terluka," kata Cooper.
Ancaman Trump ke Iran
Presiden AS Donald Trump mengatakan serangan akan berlanjut dalam beberapa hari mendatang. Ia memperingatkan bahwa AS akan mulai menargetkan pembangkit listrik dan jembatan minggu depan kecuali Teheran kembali ke meja perundingan. Situasi ini menandai eskalasi signifikan dalam konflik antara AS dan Iran, dengan Selat Hormuz sebagai titik fokus ketegangan.



