Perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan konflik geopolitik yang memicu krisis ekonomi membuat anak muda saat ini tumbuh dalam ketidakpastian. Namun, ajang Tanoto Scholar Gathering yang dibuka di Riau pada Kamis (23/7/2026) mengungkap bahwa dalam ketidakpastian, generasi muda bisa lebih dari sekadar bertahan, tapi juga bersinar.
Kemampuan Memimpin di Tengah Perubahan
Head of Policy and Advocacy Tanoto Foundation, Eddy Henry, menuturkan bahwa syarat pertama adalah kemampuan menjadi pemimpin yang bisa menavigasi perubahan. Menurutnya, pemimpin yang mampu bertahan menghadapi perubahan adalah mereka yang punya tujuan dan tidak pernah berhenti belajar.
Eddy Henry menekankan pentingnya pengembangan diri secara terus-menerus. "Pemimpin yang tangguh adalah mereka yang memiliki visi jelas dan mau terus belajar, tidak hanya dari pendidikan formal tapi juga dari pengalaman dan interaksi dengan sesama," ujarnya dalam acara tersebut.
Dukungan untuk Generasi Muda
Tanoto Foundation melalui program beasiswa Tanoto Scholar berkomitmen mendukung generasi muda Indonesia agar siap menghadapi tantangan global. Program ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga pelatihan kepemimpinan, mentoring, dan jejaring alumni yang kuat.
Acara Tanoto Scholar Gathering tahun ini dihadiri oleh ratusan penerima beasiswa dari berbagai universitas di Indonesia. Mereka berdiskusi tentang strategi menghadapi disrupsi teknologi dan ketidakstabilan ekonomi global.
Dampak Ketidakpastian Global
Ketidakpastian global, termasuk perang dagang dan perubahan iklim, telah menciptakan lingkungan yang penuh tantangan bagi generasi muda. Namun, Eddy Henry menegaskan bahwa justru di sinilah peluang untuk berinovasi dan menunjukkan kepemimpinan.
"Generasi muda harus mampu membaca peluang di tengah krisis. Dengan pendidikan yang tepat dan kemauan untuk terus belajar, mereka bisa menjadi agen perubahan," tambahnya.
Tanoto Scholar Gathering juga menjadi ajang berbagi pengalaman antar mahasiswa dan alumni dalam menghadapi permasalahan nyata di masyarakat. Mereka merumuskan langkah konkret untuk berkontribusi dalam pembangunan Indonesia di tengah ketidakpastian.



