Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan memastikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengambil langkah tegas dalam menangani fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di wilayahnya. Ia akan segera berkoordinasi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menyikapi hal ini.
Pernyataan Tegas Wagub Erwan
"Sudah saya sampaikan beberapa kali bahwa kami Pemerintah Provinsi Jabar memerangi yang namanya LGBT di wilayah Jabar," tegas Erwan dalam keterangan resmi yang dikutip Rabu (15/7/2026). Pernyataan ini disampaikan usai ia menghadiri acara Selangor International Business Summit (SIBS) 2026 di Hotel Pullman, Kota Bandung, pada Kamis (9/7).
Erwan menekankan bahwa langkah tegas juga akan diterapkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jabar yang terbukti menjadi LGBT. Sanksi yang diberikan akan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sanksi Berat bagi ASN
"Kalau memang sesuai perundang-undangan, sanksi paling beratnya adalah pemberhentian. Dan apabila ada yang masuk perbuatan pidana, kita serahkan kepada aparat penegak hukum," tegasnya. Hal ini menunjukkan keseriusan pemprov dalam menindak ASN yang melanggar aturan terkait LGBT.
Selain itu, Erwan mengajak masyarakat luas untuk berperan aktif dalam mengawasi lingkungannya. Ia meminta warga tidak ragu melaporkan dugaan pelanggaran hukum terkait LGBT kepada pihak berwajib agar segera diproses.
Ajakan Masyarakat
"Saya berharap masyarakat memberikan laporan-laporan yang akurat, baik kepada kepolisian maupun kepada kami, sehingga kami dapat segera mengambil langkah sesuai kewenangan," ucap Erwan. Dengan demikian, diharapkan penanganan LGBT di Jawa Barat dapat berjalan efektif dan sesuai hukum.



