Presiden Prabowo Subianto mengunjungi kantor Kedutaan Besar Qatar di Jakarta pada siang hari, Rabu (15/7/2026), untuk menyampaikan belasungkawa atas wafatnya mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Kehadiran Kepala Negara di kediaman diplomatik tersebut menunjukkan penghormatan mendalam bangsa Indonesia terhadap tokoh penting Qatar itu.
Kunjungan Presiden ke Kedubes Qatar
Berdasarkan informasi dari Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden, Prabowo tiba di Kedutaan Besar Qatar sekitar pukul 12.40 WIB. Sesampainya di lokasi, ia disambut oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Duta Besar Negara Qatar untuk Republik Indonesia, Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari. Penyambutan tersebut menandai dimulainya agenda belasungkawa yang telah dijadwalkan.
Prabowo kemudian menuju ruang pengisian buku dukacita. Di tempat itu, ia menuliskan pesan belasungkawa secara pribadi. Dalam pesannya, Kepala Negara menyampaikan dukacita yang mendalam sekaligus mendoakan almarhum Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. “Atas nama rakyat dan pemerintah Republik Indonesia, saya menyampaikan belasungkawa kami yang mendalam atas meninggalnya Yang Mulia Ayah Amir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Semoga Allah SWT Yang Maha Kuasa menempatkan di sisi terbaik di hadapan Tuhan,” tulis Presiden dalam buku dukacita tersebut.
Makna Kunjungan bagi Hubungan Bilateral
Kehadiran Prabowo dalam pengisian dan penandatanganan buku duka tersebut tidak hanya sekadar formalitas diplomatik, melainkan mencerminkan penghormatan bangsa Indonesia atas wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Langkah ini juga merefleksikan eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Qatar yang telah terjalin lama. Kunjungan langsung oleh kepala negara merupakan bentuk solidaritas dan simpati yang tinggi dalam hubungan bilateral.
Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani wafat pada Minggu, 12 Juli 2026, dalam usia 74 tahun. Ia menjabat sebagai Emir Qatar selama periode 1995 hingga 2013. Kepemimpinannya kemudian dilanjutkan oleh putranya, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. Selama masa kepemimpinannya, Sheikh Hamad dikenal sebagai sosok yang mendorong modernisasi dan reformasi di Qatar, termasuk di bidang pendidikan dan media.
Dukacita dari Pemerintah Indonesia
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia juga telah menyampaikan ucapan duka cita secara resmi melalui pernyataan diplomatik. Kunjungan Presiden Prabowo ke Kedubes Qatar semakin memperkuat pesan dukacita tersebut dan menunjukkan komitmen Indonesia untuk terus mempererat hubungan persahabatan dengan Qatar. Hubungan kedua negara yang telah berlangsung lama diharapkan semakin solid di masa mendatang.



