Maraknya Rasuah di Daerah: Bupati Sukoharjo dan Dugaan Pemerasan Pegawai
Rasuah Daerah: Bupati Sukoharjo dan Pemerasan Pegawai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Bupati Sukoharjo nonaktif, Etik Suryani. Dalam penggeledahan lanjutan pada Kamis (16/7/2026) siang, tim penyidik berhasil mengamankan emas seberat 2,5 kilogram dari rumah Etik di Kampung Jagalan, Kelurahan Bumi, Laweyan. Barang bukti ini menambah daftar sitaan sebelumnya yang mencakup emas dan mata uang asing senilai miliaran rupiah.

Operasi Tangkap Tangan dan Penahanan

Sebelumnya, KPK menangkap Etik dalam operasi tangkap tangan (OTT) pekan lalu. Selain Etik, dua orang lainnya, Richard Tri Handoko dan Tri Mulyo, juga ditahan. Ketiganya kini menjalani pemeriksaan di Gedung KPK. Modus pemerasan yang digunakan Etik melibatkan kode khusus kepada anak buahnya untuk meminta setoran uang dari para pegawai.

Kode Khusus 'Ws Dilantik Ojo Mentheleng Wae'

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengungkapkan bahwa Etik memerintahkan jajaran BPKAD dengan kode 'ws dilantik ojo mentheleng wae' (sudah dilantik, jangan diam saja). "Maksudnya agar pegawai pada BPKAD tersebut memberikan setoran kepada bupati saat itu," jelas Asep dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (11/7/2026). Praktik ini menunjukkan pola sistematis pemerasan di lingkungan pemerintahan daerah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Fenomena Korupsi Kepala Daerah yang Tak Kunjung Henti

Meskipun OTT dan penindakan hukum terus dilakukan, jumlah kepala daerah yang tersandung kasus korupsi terus bertambah. Fenomena ini memunculkan pertanyaan mendasar tentang tata kelola pemerintahan daerah yang belum dibenahi. Apakah praktik pemerasan terhadap bawahan sudah menjadi 'budaya' di kalangan tertentu? Simak ulasan lengkapnya dalam detikSore.

Kasus ASN Tewas di Medan: Dugaan Pemerasan

Dalam perkembangan lain, polisi mengamankan dua orang perempuan yang diduga mengetahui penyebab tewasnya seorang ASN BPN Nias yang jatuh dari lantai 12 sebuah apartemen di Jalan Setiabudi, Medan, pada Jumat (10/7) pagi. Diduga ASN tersebut menjadi korban pemerasan oleh kedua perempuan yang dikenalnya melalui aplikasi percakapan daring. Informasi lebih lanjut akan diungkap dalam detikSore.

TheOvertunes Rilis 'Makhluk Cahaya' Berkolaborasi dengan Nadin Amizah

Di sisi lain, trio TheOvertunes merilis single baru berjudul 'Makhluk Cahaya' yang mengajak Nadin Amizah sebagai penulis dan kolaborator vokal. Lagu ini mengangkat tema harapan dan keyakinan bahwa setiap manusia bisa menjadi sumber terang bagi orang lain. Makna di balik karya ini akan dibahas dalam segmen Sunsetalk detikSore.

Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga