Ketua KPK: Penyitaan Cukai Palsu Tak Pengaruhi Kasus di Bea Cukai
Ketua KPK: Penyitaan Cukai Palsu Tak Pengaruhi Kasus Bea Cukai

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menegaskan bahwa penyitaan jutaan lembar pita cukai palsu di Kabupaten Jepara dan Kota Semarang, Jawa Tengah, tidak akan berdampak pada proses penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pernyataan ini disampaikan Setyo di Serang, Banten, pada Kamis, 21 Mei 2026.

Penyidikan Berbeda Tidak Tumpang Tindih

Menurut Setyo, penyidikan yang dilakukan KPK dan Ditjen Bea Cukai merupakan dua hal yang terpisah. Ia meyakinkan bahwa tidak akan ada tumpang tindih dalam proses pemeriksaan. "Pasti akan berbeda dan tidak ada campur aduk atau tumpang tindih dalam proses pemeriksaannya," ujarnya.

Operasi Gabungan Bongkar Sindikat Pita Cukai Ilegal

Sebelumnya, Ditjen Bea dan Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil membongkar sindikat produksi dan penimbunan pita cukai ilegal berskala besar di Jawa Tengah. Operasi gabungan di Jepara dan Semarang menyita jutaan lembar pita cukai palsu, sejumlah mesin cetak industri, serta belasan orang yang diduga terlibat. Kerugian negara akibat kegiatan ilegal ini diperkirakan mencapai sekitar Rp570 miliar.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

KPK Usut Dugaan Suap Cukai Rokok

Di sisi lain, KPK tengah mengusut kasus dugaan suap terkait pengurusan cukai rokok. KPK telah mengantongi informasi dan data perusahaan rokok yang diduga menyetor uang kepada pegawai dan pejabat Ditjen Bea dan Cukai untuk mengatur cukai rokok. Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara dugaan suap importasi barang yang juga menyeret Direktur Jenderal Bea Cukai, Letjen TNI (Purn) Djaka Budi Utama.

Persidangan Ungkap Amplop Berisi Uang

Dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Rabu, 20 Mei 2026, terungkap adanya amplop berisi 213.600 dolar Singapura dengan kode Sales 2-1 DIR. Jaksa KPK menyebut amplop itu merujuk kepada Dirjen Bea Cukai. Terdakwa dalam perkara ini adalah Pemilik PT Blueray, John Field, dan kawan-kawan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga