Kapolri: Anotasi KUHAP Kunci Penerapan Hukum yang Adil
Kapolri: Anotasi KUHAP Kunci Hukum Adil

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi tinggi terhadap penerbitan buku Anotasi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Menurut Jenderal Sigit, buku ini menjadi alat bantu krusial bagi aparat penegak hukum dalam memahami dan menerapkan KUHAP yang baru.

"Kami sangat mengapresiasi diterbitkannya Anotasi KUHAP karena bagi kita semua memang ini adalah produk legislasi yang kemudian harus segera dipahami oleh semua," ujar Jenderal Sigit usai menghadiri peluncuran buku di gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Selasa (14/7/2026).

Pentingnya Pemahaman KUHAP Baru bagi Penyidik

Kapolri menegaskan bahwa KUHAP perlu dipahami oleh seluruh pihak, terutama para penyidik di lingkungan Polri. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan penerapan hukum dapat berjalan lebih efektif dan berkeadilan. "Sehingga kemudian dengan diterbitkannya buku ini, kita harapkan bahwa pemahaman terhadap KUHAP yang baru betul-betul bisa dipahami khususnya oleh para penyidik atau penegak hukum di institusi Polri," sambungnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Jenderal Sigit menyebut Anotasi KUHAP sebagai bagian dari karya besar DPR RI yang akan menjadi pegangan bersama bagi seluruh aparat penegak hukum. "Sehingga kemudian di dalam penerapannya, dalam pelaksanaannya, betul-betul bisa memenuhi rasa keadilan seperti yang diharapkan di dalam KUHAP," jelasnya.

Buku Anotasi KUHAP sebagai Bahan Sosialisasi

Kapolri juga mengungkapkan bahwa buku ini akan dijadikan salah satu bahan dalam kegiatan sosialisasi kepada aparat penegak hukum. Sosialisasi akan dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan DPR, Kejaksaan, dan Kementerian Hukum. "Iya, kebetulan juga ada tim 11 gabungan dari Komisi III, Kejaksaan, DPR, dan kemudian juga dari Kementerian Hukum yang juga secara simultan melaksanakan kegiatan sosialisasi ke seluruh jajaran," imbuh dia.

Peluncuran buku Anotasi KUHAP 2025 digelar DPR di gedung Nusantara IV kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Acara dibuka oleh Wakil Ketua DPR Sari Yuliati dan dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Wamenkum Eddy Hiariej, Ketua KPK Setyo Budiyanto, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, serta juru bicara Mahkamah Agung (MA) Yanto.

Penjelasan Ketua Komisi III DPR tentang Anotasi KUHAP

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menjelaskan alasan penerbitan buku Anotasi KUHAP. Menurutnya, buku ini sengaja dibuat untuk memberikan penjelasan resmi mengenai KUHAP baru. "Hari ini kami menyampaikan launching buku Anotasi KUHAP. Artinya, catatan terhadap KUHAP. Kenapa? Karena setiap undang-undang itu kan pasti akan diinterpretasikan macam-macam oleh orang," ujar Habiburokhman.

"Kalau ada hal yang kurang jelas, maka publik kan harus mempunyai hak untuk bertanya meminta kejelasan. Nah, ke mana bertanyanya? Yang paling, paling tepat adalah bertanya kepada orang yang membuatnya. Ya, makanya kami bikin ini penjelasan atau anotasi terhadap KUHAP ini," sambungnya.

Dengan adanya Anotasi KUHAP, diharapkan seluruh aparat penegak hukum memiliki panduan yang seragam sehingga penerapan KUHAP baru dapat berjalan sesuai dengan asas keadilan yang diharapkan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga