Hoaks Klaim Ketua BEM SI Tolak PSI dan Jokowi, Ini Fakta Sebenarnya
Hoaks Klaim Ketua BEM SI Tolak PSI dan Jokowi

Sebuah unggahan di media sosial mengklaim bahwa Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) membuat pernyataan menolak Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di daerah masing-masing. Narasi ini beredar luas di platform Facebook dan menimbulkan kebingungan di kalangan warganet.

Penelusuran Fakta

Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan verifikasi terhadap klaim tersebut. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa narasi yang diunggah adalah tidak benar atau hoaks. Tidak ada pernyataan resmi dari Ketua BEM SI yang menyatakan penolakan terhadap PSI atau Jokowi.

Unggahan hoaks ini dibagikan oleh beberapa akun Facebook, termasuk akun yang disebutkan dalam laporan. Konten tersebut tidak memiliki sumber kredibel dan hanya berupa klaim tanpa bukti.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak Hoaks

Penyebaran informasi palsu semacam ini berpotensi memicu perpecahan dan kesalahpahaman di masyarakat. BEM SI sendiri merupakan organisasi mahasiswa yang independen dan tidak terafiliasi dengan partai politik tertentu.

Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya, terutama yang berkaitan dengan tokoh publik dan organisasi besar. Jangan mudah percaya pada unggahan yang tidak jelas sumbernya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga