Febrie Adriansyah Penuhi Panggilan Tim 9 soal TPPU Emas 74 Kg
Febrie Penuhi Panggilan Tim 9 TPPU Emas 74 Kg

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, memenuhi panggilan pemeriksaan Tim 9 pada Jumat, 24 Juli 2026. Pemeriksaan ini terkait dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari temuan emas seberat 74 kilogram dan uang tunai ratusan miliar rupiah yang ditemukan di kediamannya di Sentul, Jawa Barat.

Pemeriksaan Berlangsung di Gedung Utama Kejagung

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, mengonfirmasi kehadiran Febrie. Ia menyebutkan pemeriksaan telah dimulai sejak pukul 13.00 WIB. "(Febrie) sudah hadir dalam pemeriksaan. (Hadir) dari jam 13-an," kata Anang saat dikonfirmasi.

Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Rudi Margono, selaku koordinator Tim 9, sebelumnya menjelaskan bahwa pemeriksaan Febrie tidak dilakukan di Gedung Bundar melainkan di Gedung Utama Kejaksaan Agung. "Nanti (pemeriksaan) akan dilakukan di Gedung Utama Kejaksaan Agung," ujar Rudi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pemanggilan Kedua Setelah Ketidakhadiran Sebelumnya

Kejagung menyatakan bahwa ini merupakan pemanggilan kedua terhadap Febrie. Ia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. Sebelumnya, Febrie telah dipanggil pada Rabu, 22 Juli 2026, namun tidak hadir dengan alasan kesehatan. Pemanggilan ulang ini menegaskan komitmen Tim 9 untuk menyelesaikan kasus tersebut.

Empat Sprindik Baru dari Pelimpahan Kasus Polri

Rudi Margono menjamin penanganan kasus Febrie tetap berlanjut. Ia menjelaskan bahwa surat perintah penyidikan (sprindik) baru diterbitkan agar barang bukti yang disita oleh Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya dapat diusut dalam kasus tersendiri. Kejaksaan Agung kini tengah mengusut total empat sprindik terkait pelimpahan kasus dari Polri.

Sprindik terbaru diterbitkan terkait dugaan TPPU dalam perkara temuan emas 74 kg dan uang tunai ratusan miliar rupiah di rumah Febrie. Sementara itu, tiga sprindik sebelumnya mencakup kasus dugaan korupsi di PT ASABRI, PT Krakatau Steel, dan pengadaan batu bara PLTU yang sempat menyebabkan pemadaman listrik (blackout).

Dengan hadirnya Febrie, Tim 9 diharapkan dapat mempercepat proses penyidikan dan mengungkap tuntas aliran dana serta aset yang terkait dengan kasus TPPU ini. Publik menanti perkembangan lebih lanjut dari penanganan kasus yang melibatkan mantan pejabat tinggi Kejagung tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga