Bupati Muara Enim Edison Bungkam saat Tiba di KPK Usai OTT
Bupati Muara Enim Bungkam saat Tiba di KPK Usai OTT

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa Bupati Muara Enim, Edison, ke Jakarta setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin, 8 Juni 2026. Edison tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Selasa, 9 Juni 2026, pukul 08.51 WIB. Dengan mengenakan kemeja biru dan masker, ia memilih bungkam saat dihadang pertanyaan awak media. Ia langsung digiring masuk untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan korupsi yang menjeratnya.

KPK Tetapkan Tersangka dalam Kasus OTT Muara Enim

Sebelumnya, KPK menggelar OTT di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, pada Senin, 8 Juni 2026. Dalam operasi tersebut, tim KPK mengamankan sepuluh orang, terdiri dari lima unsur Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan lima pihak swasta. Setelah pemeriksaan dan gelar perkara, KPK memutuskan untuk menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan dan menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka.

Pernyataan Juru Bicara KPK

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa keputusan tersebut diambil setelah penyidik melakukan ekspose perkara pada Senin malam. “Malam tadi, telah dilakukan ekspose. Maka berdasarkan kecukupan bukti permulaan yang diperoleh, diputuskan perkara ini naik ke tahap penyidikan, untuk kemudian menetapkan para pihak sebagai tersangka,” ujar Budi pada Selasa, 9 Juni 2026. Budi menjelaskan, dari sepuluh orang yang diamankan, lima berasal dari unsur Pemerintah Kabupaten Muara Enim, termasuk Bupati Edison, sementara lima lainnya dari kalangan swasta. Meski belum mengungkap identitas seluruh tersangka, KPK mengindikasikan Edison termasuk pihak yang terseret dalam perkara ini.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Penangkapan dan Proses Hukum

Edison diterbangkan ke Jakarta usai OTT. Setibanya di KPK, ia tidak memberikan komentar. Kasus ini diduga terkait penerimaan uang dari pengadaan barang dan jasa di Muara Enim. KPK terus mendalami peran masing-masing tersangka. Dengan ditetapkannya tersangka, proses hukum akan berlanjut ke persidangan. Masyarakat menanti pengungkapan lebih lanjut dari KPK terkait kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga