Zulhas Dengar Keluhan Petani Banyuwangi Soal Tengkulak dan Hama Tikus
Zulhas Dengar Keluhan Petani Banyuwangi Soal Tengkulak

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) bertemu dengan ratusan petani di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Sabtu (18/7/2026) di Desa Aliyan, Kecamatan Singojuruh. Dalam pertemuan itu, Zulhas mendapatkan laporan bahwa banyak tengkulak yang tidak senang dengan meningkatnya pendapatan para petani.

Petani Bersyukur, Tengkulak Gigit Jari

Para petani mengungkapkan rasa syukur karena harga gabah dan hasil panen mereka kini membaik. Zulhas menegaskan bahwa pemerintah fokus meningkatkan pendapatan petani dan nelayan, sesuai visi Presiden Prabowo Subianto untuk melindungi hasil usaha petani dari praktik tengkulak.

"Petani senang, tapi ada yang nggak senang. Siapa yang nggak senang? Tengkulak. Tengkulak banyak dipotong, nggak bisa lagi dapat," ujar Zulhas dalam dialog tersebut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Keluhan Hama Tikus dan Bantuan Obat

Selain soal tengkulak, para petani juga mengeluhkan serangan hama tikus yang merusak tanaman. Mereka merasa obat hama tikus terlalu mahal. Menanggapi hal itu, Zulhas berjanji akan segera menindaklanjuti keluhan tersebut.

"Sekarang ada keluhan apa petani?" tanya Zulhas. "Hama tikus," seru para petani serempak.

Zulhas memastikan bantuan obat hama tikus akan segera disalurkan kepada petani di Banyuwangi.

Penyaluran Bantuan Pangan

Di akhir dialog, Kementerian Koordinator Bidang Pangan menyalurkan bantuan pangan berupa 3 ton beras kepada 600 petani dari Kecamatan Rogojampi, Blimbingsari, dan Srono, Kabupaten Banyuwangi. Melalui kegiatan ini, Zulhas menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga