Masjid Raya Jakarta Islamic Centre Akan Direnovasi, Pemprov DKI Buka Kerja Sama Swasta
Masjid Raya JIC Direnovasi, Pemprov DKI Buka Kerja Sama Swasta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana renovasi Masjid Raya Jakarta Islamic Centre (JIC) di Koja, Jakarta Utara, yang mengalami kebakaran pada tahun 2022. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini tengah menghitung kebutuhan renovasi sekaligus membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta.

Proses Perhitungan dan Rencana Kerja Sama

“Untuk Islamic Center atau masjid yang ada di Jakarta Utara, sekarang sedang dalam proses perhitungan untuk segera dilakukan perbaikan dan renovasi,” kata Pramono di Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026). Menurutnya, renovasi belum terlaksana hingga kini karena bangunan tersebut sudah cukup lama belum diperbaiki pasca-insiden kebakaran.

“Karena sudah terlalu lama tidak dikerjakan, kami membuka diri untuk bekerja sama dengan pihak luar,” ujar Pramono. Skema kerja sama yang disiapkan menyerupai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Namun, ia belum mengungkap identitas pihak yang akan terlibat dalam proyek tersebut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pihak Swasta Sudah Menyatakan Kesediaan

“Nanti pihak luarnya akan saya sampaikan. Sebagai bagian untuk apa, kalau di swasta kan ada CSR, tapi itu kurang lebih seperti itulah,” kata Pramono. Meski demikian, Pramono memastikan saat ini sudah ada pihak swasta yang menyatakan kesediaannya membantu proses renovasi Masjid Raya Jakarta Islamic Centre. “Alhamdulillah sekarang sudah ada yang bersedia mau untuk memperbaiki, merenovasi masjid tersebut,” ujarnya.

Renovasi ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat Jakarta Utara. Pemprov DKI berkomitmen untuk segera merealisasikan perbaikan dengan melibatkan partisipasi swasta.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga