Analisis FRB: Gelar Sarjana Seni Ternyata Rentan Pengangguran di AS
Gelar Sarjana Seni Rentan Pengangguran di AS, Analisis FRB

Analisis Federal Reserve Bank New York Ungkap Jurusan Seni Rentan Pengangguran

Di tengah kondisi pasar kerja global yang semakin tidak pasti, kepemilikan gelar pendidikan tinggi ternyata tidak selalu menjadi jaminan untuk meraih karier yang gemilang. Fakta mengejutkan ini terungkap dari analisis mendalam yang dilakukan oleh Federal Reserve Bank New York terhadap 73 jurusan kuliah, termasuk kategori gabungan lainnya, berdasarkan data terkini dari Biro Sensus Amerika Serikat tahun 2024.

Fokus pada Lulusan Baru Usia 22-27 Tahun

Studi yang dilakukan oleh bank sentral regional AS tersebut secara khusus meneliti tingkat pengangguran di kalangan lulusan baru perguruan tinggi. Kelompok yang menjadi subjek penelitian ini adalah individu berusia 22 hingga 27 tahun yang telah menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar sarjana atau bahkan jenjang yang lebih tinggi.

Hasil analisis menunjukkan pola yang cukup mengkhawatirkan, terutama bagi para mahasiswa yang memilih untuk menekuni bidang-bidang tertentu dalam dunia pendidikan tinggi.

Jurusan Seni Catat Tingkat Pengangguran Relatif Tinggi

Data yang dihimpun mengungkapkan bahwa sejumlah jurusan yang berkaitan dengan seni memiliki tingkat pengangguran yang relatif tinggi dibandingkan dengan bidang studi lainnya. Temuan ini menyoroti tantangan nyata yang dihadapi oleh lulusan baru dari disiplin ilmu seni dalam memasuki dunia kerja yang kompetitif.

Meskipun telah menginvestasikan waktu dan sumber daya untuk meraih gelar akademik, prospek karier mereka ternyata tidak secerah yang diharapkan, setidaknya dalam jangka pendek setelah kelulusan.

Analisis Federal Reserve Bank New York ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang dinamika ketenagakerjaan di Amerika Serikat, khususnya bagi generasi muda yang baru saja menyelesaikan pendidikan tinggi. Penelitian ini menekankan pentingnya pertimbangan yang matang dalam memilih jurusan kuliah, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap peluang kerja di masa depan.

Lanskap dunia kerja yang terus berubah menuntut adaptasi dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar tenaga kerja, agar gelar pendidikan tinggi yang diperoleh dapat benar-benar menjadi modal berharga untuk membangun karier yang sukses dan berkelanjutan.