SMAN 2 Banda Aceh Juara LCC Empat Pilar MPR RI Aceh
SMAN 2 Banda Aceh Juara LCC Empat Pilar MPR RI

Kompetisi cerdas cermat yang mempertemukan sembilan sekolah menengah atas dan kejuruan di Aceh itu berlangsung ketat. Tiga finalis sama-sama mengumpulkan 100 poin, sehingga pemenang ditentukan melalui pembobotan nilai. SMAN 2 Banda Aceh unggul dengan bobot 31, mengungguli SMAN 3 Langsa yang memperoleh bobot 30, serta SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh dengan bobot 29.

Keberhasilan ini menjadikan SMAN 2 Banda Aceh sebagai wakil resmi Provinsi Aceh pada Putaran Final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Nasional di Jakarta pada 21 Agustus 2026. Prestasi tersebut dinilai membuktikan tingginya kualitas pelajar Aceh dalam memahami nilai-nilai kebangsaan, sekaligus menunjukkan bahwa kompetisi tidak hanya menguji kemampuan menjawab soal, tetapi juga konsistensi, ketepatan, dan kedalaman penguasaan materi Empat Pilar.

Penentu Juara dan Wakil Aceh

Dengan nilai akhir yang identik, pembobotan menjadi kunci penentu. SMAN 2 Banda Aceh meraih Juara I, SMAN 3 Langsa meraih Juara II, dan SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh meraih Juara III. Penghargaan Yel-Yel Terbaik jatuh kepada SMAN 2 Gunung Meriah, SMAN 2 Bukit, dan SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Seleksi tingkat provinsi ini diikuti oleh SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh, SMAN 2 Gunung Meriah, SMAN 1 Teunom, SMAN 2 Banda Aceh, SMAN 3 Langsa, SMAN Unggul Aceh Timur, SMAN 2 Bukit, SMAN 1 Kutacane, dan SMKN 1 Takengon. Perlombaan berlangsung dalam tiga sesi, yaitu Wawasan Empat Pilar, Tematik Empat Pilar, dan Babak Rebutan.

Apresiasi Anggota MPR RI

Anggota MPR RI Fraksi Partai Demokrat Daerah Pemilihan Aceh, Teuku Ibrahim, menegaskan bahwa LCC Empat Pilar MPR RI merupakan investasi dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan, karakter kepemimpinan, serta komitmen menjaga keutuhan bangsa. Menurutnya, Indonesia membutuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas, menjunjung tinggi persatuan, dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari.

"Setiap proses dalam kompetisi ini merupakan bagian dari pembentukan karakter. Karena itu, saya mengajak seluruh peserta bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati sesama peserta, serta menjadikan kompetisi ini sebagai momentum memperluas wawasan dan mempererat persaudaraan antarpelajar dari seluruh Aceh," ujar Teuku dalam keterangannya, Minggu (2/8/2026).

Ia menilai keberhasilan menjadi juara tingkat provinsi bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjuangan yang lebih besar untuk mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional. "Kami bangga atas prestasi yang telah diraih. Kini saatnya membawa gelar Juara Nasional ke Aceh. Persiapkan diri sebaik mungkin, terus belajar, jaga kekompakan, dan tunjukkan bahwa pelajar Aceh mampu menjadi yang terbaik di Indonesia. Saya optimistis wakil Aceh memiliki kapasitas untuk meraih prestasi tertinggi pada Putaran Final LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026," tegas Teuku.

Dukungan Dinas Pendidikan Aceh

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Aceh yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan SMA dan PKLK, Syarwan Joni, mengapresiasi MPR RI yang secara konsisten menghadirkan ruang pembelajaran kebangsaan melalui LCC Empat Pilar. Menurutnya, kompetisi tersebut bukan sekadar perlombaan akademik, melainkan wahana pembentukan karakter, kemampuan berpikir kritis, serta penguatan semangat kebangsaan di kalangan pelajar.

"Aceh memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, prestasi para pelajar Aceh diharapkan menjadi kelanjutan dari semangat perjuangan tersebut melalui karya, karakter, dan dedikasi bagi bangsa dan negara," katanya. Syarwan Joni juga mengingatkan bahwa kemenangan sejati tidak hanya diukur dari perolehan nilai, tetapi juga dari karakter, integritas, dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

Membangun Generasi Muda Berkarakter

LCC Empat Pilar MPR RI merupakan salah satu instrumen MPR RI dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta memiliki komitmen terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika. Kompetisi ini dirancang untuk memperkuat pemahaman nilai kebangsaan sekaligus menumbuhkan semangat persatuan di lingkungan sekolah.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga

Seluruh penilaian dilakukan secara independen oleh dewan juri yang terdiri dari Dr. Nurlis Effendi, S.H., M.H., Prof. Dr. Syahrizal Abbas, M.A., dan Dr. M. Yasir Putra Utama, S.H., M.H. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah, Kepala Biro Keuangan Setjen MPR RI Triyatni, Kepala Bagian Sekretariat Badan Anggaran Setjen MPR RI Rosando, serta Kepala Bagian Perencanaan Setjen MPR RI Novinda Efrilla.

Dengan lolosnya SMAN 2 Banda Aceh, perhatian kini tertuju pada Putaran Final di Jakarta. Dukungan masyarakat dan pemerintah daerah diharapkan terus mengalir agar wakil Aceh mampu tampil maksimal dan membawa pulang gelar juara nasional.