Pendidikan di Daerah Bencana Sumatera Telah Pulih Sepenuhnya
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menyatakan bahwa seluruh kegiatan belajar mengajar di daerah terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh telah kembali terselenggara secara penuh. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat koordinasi di Kementerian Dalam Negeri, Gambir, Jakarta Pusat, pada Rabu, 11 Februari 2026.
Progres Pemulihan Mencapai Angka 100 Persen
Menurut Mu'ti, per tanggal 11 Februari 2026, progres pemulihan pelaksanaan pembelajaran telah mencapai angka 100 persen. Hal ini dikonfirmasi melalui keterangan tertulis yang dirilis pada Minggu, 15 Februari 2026. Pemulihan ini menandai kembalinya aktivitas pendidikan di wilayah-wilayah yang sebelumnya terganggu akibat bencana alam.
Daerah-daerah di Sumatera tersebut telah mengalami berbagai tantangan pasca-bencana, namun upaya pemulihan sektor pendidikan berjalan dengan cepat dan efektif. Kegiatan belajar mengajar yang sempat terhenti kini dapat dilanjutkan tanpa hambatan berarti, memberikan harapan baru bagi siswa dan guru di lokasi terdampak.
Pencapaian ini tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, komunitas pendidikan, dan relawan. Dengan pulihnya sistem pendidikan, diharapkan dapat mendukung pemulihan sosial dan ekonomi di daerah bencana secara lebih menyeluruh.