Mendikdasmen Paparkan Konsep Sekolah Aman dan Nyaman bagi Anak
Mendikdasmen Paparkan Konsep Sekolah Aman dan Nyaman

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa konsep sekolah aman dan nyaman tidak hanya terbatas pada keamanan fisik, melainkan juga mencakup keamanan intelektual, spiritual, sosial, hingga digital. Pernyataan ini disampaikan dalam Media Gathering Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak (GERNAS RANA) yang digelar di Press Room Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jakarta, pada Selasa (4/8/2026).

Lima Aspek Keamanan Sekolah

Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa keamanan di satuan pendidikan harus dipahami secara menyeluruh. "Keamanan intelektual, juga keamanan secara spiritual, keamanan sosial, serta keamanan digital," ujarnya. Menurutnya, lingkungan pendidikan harus mendukung anak bukan hanya dalam proses belajar, tetapi juga dalam perkembangan psikologis, mental, dan spiritual.

Pendekatan Humanis, Inklusif, dan Partisipatif

Pemerintah menerapkan pendekatan humanis, inklusif, dan partisipatif dalam membangun budaya sekolah yang aman dan nyaman. Pendekatan ini mengedepankan prinsip-prinsip edukasi pedagogis. "Pendekatan yang kami pakai dalam membangun budaya sekolah aman dan nyaman adalah pendekatan yang humanis, inklusif, dan partisipatif," kata Abdul Mu’ti. Dengan demikian, sekolah diharapkan menjadi lingkungan yang mendukung anak untuk belajar sekaligus mengembangkan potensi dan kreativitasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dukungan Psikologis dan Mental Anak

Abdul Mu’ti menambahkan bahwa penciptaan lingkungan pendidikan yang aman juga merupakan bagian dari dukungan terhadap kondisi psikologis, mental, dan spiritual anak. "Sebagai bagian dari dukungan secara psikologis, mental, dan spiritual agar anak dapat belajar dengan sebaik-baiknya," tuturnya. Dukungan tersebut diharapkan membuat anak dapat menjalani proses pembelajaran dengan lebih optimal.

GERNAS RANA sebagai Gerakan Nasional

GERNAS RANA merupakan gerakan nasional yang bertujuan menciptakan ruang aman dan nyaman bagi anak di seluruh Indonesia. Melalui media gathering ini, pemerintah ingin mengajak semua pihak, termasuk media, untuk berperan aktif dalam menyebarluaskan pesan-pesan keamanan dan kenyamanan di lingkungan pendidikan. Dengan demikian, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga sehat secara psikologis dan spiritual.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga