Perpanjangan Waktu Pendaftaran TKA 2026 Dinilai Tak Ganggu Psikologi Siswa
Perpanjangan Pendaftaran TKA 2026 Tak Ganggu Psikologi

Ketua Dewan Pendidikan Nasional (DPN) Suyanto menilai bahwa perpanjangan waktu pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA sederajat tahun 2026 tidak akan mengganggu psikologi belajar siswa. Sebaliknya, kebijakan ini dinilai dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk mempersiapkan diri secara lebih matang.

Pendaftaran Lebih Awal, Persiapan Lebih Matang

Menurut Suyanto, pemajuan jadwal pendaftaran TKA justru berfungsi sebagai pengingat dini bagi siswa agar dapat menyusun strategi belajar secara bertahap. "Saya rasa kalau dimajukan pendaftaran itu tidak masalah dalam arti tidak akan mengganggu psikologi belajar bagi siswa. Bahkan hal itu bisa menjadi pengingat bagi siswa untuk siap menghadapi TKA," kata Suyanto dalam keterangan tertulis yang diterima pada Kamis (16/7/2026).

Manfaat bagi Sekolah dan Orangtua

Waktu persiapan yang lebih panjang juga memberikan keuntungan bagi pihak sekolah. Suyanto menjelaskan bahwa sekolah dapat melakukan pemutakhiran data peserta, menyosialisasikan pelaksanaan TKA kepada siswa dan orangtua, serta memastikan seluruh proses administrasi berjalan lancar. Hal ini diharapkan dapat mengurangi potensi kendala teknis di hari pelaksanaan ujian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kebijakan perpanjangan pendaftaran TKA ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian masuk perguruan tinggi. Dengan adanya waktu tambahan, diharapkan siswa dapat lebih fokus dan tidak terburu-buru dalam mempersiapkan materi ujian.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga