Pelatih timnas U-22 Indonesia yang sukses membawa pulang medali emas SEA Games 2023, Indra Sjafri, memberikan pandangan berbeda soal nutrisi atlet muda. Menurutnya, anak-anak yang berlatih sepak bola tidak harus mengonsumsi daging steak sebagai menu harian.
Makanan Keluarga Sudah Cukup
Indra menyebutkan bahwa makanan yang umum dikonsumsi keluarga Indonesia sebenarnya sudah dapat memenuhi kebutuhan nutrisi anak, asalkan disajikan dengan kandungan gizi yang seimbang. Pernyataan ini disampaikan dalam acara McDonald’s Football Clinic di Mengger Soccer, Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (19/7/2026).
“Enggak perlu juga berlebihan. Harus makan spageti, harus makan steak setiap hari, juga enggak perlu,” ujar Indra. “Kadang-kadang kalau berlebihan juga enggak ada manfaatnya,” tambah dia.
Pola Makan Seimbang Lebih Penting
Indra menekankan bahwa yang terpenting adalah kecukupan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Ia mencontohkan nasi, sayur, lauk pauk, dan buah-buahan yang mudah didapat di Indonesia sudah bisa memenuhi kebutuhan energi anak saat berlatih.
“Jangan sampai anak hanya fokus pada satu jenis makanan mahal, tapi lupa dengan variasi gizi lainnya,” tegas pelatih asal Sumatra Barat itu.
Hindari Pemborosan
Menurut Indra, pola pikir bahwa atlet harus makan makanan mahal justru bisa menjadi beban bagi orangtua. Ia mengingatkan bahwa nutrisi yang baik tidak selalu identik dengan harga mahal. “Yang penting porsinya sesuai dan kandungannya lengkap,” ujarnya.
Acara McDonald’s Football Clinic sendiri dihadiri puluhan anak usia 8-12 tahun yang antusias berlatih teknik dasar sepak bola. Indra berharap orangtua tidak terbebani mitos tentang makanan atlet.



