Marak Pencurian Lampu Jalan di BKT, Pemkot Jaktim Tingkatkan Pengawasan
Pencurian Lampu Jalan di BKT Jaktim Marak, Pengawasan Diperketat

Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) menyoroti maraknya kasus pencurian lampu penerangan jalan umum (PJU) dan komponen panel listrik di wilayah setempat, khususnya di sepanjang kawasan Banjir Kanal Timur (BKT). Aksi pencurian diduga kerap terjadi di kawasan minim permukiman warga, seperti di sepanjang BKT.

Pengawasan Diperketat

Kepala Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Timur, Benhard Hutajulu, menyatakan bahwa pihaknya sering melihat banyak lampu jalan yang padam di kawasan minim permukiman. Menyikapi kondisi tersebut, Sudin Bina Marga Jakarta Timur meningkatkan pengawasan terhadap aset penerangan jalan, khususnya pada malam hari. Seluruh personel Pasukan Kuning diminta meningkatkan pengawasan sambil melakukan pemantauan terhadap lampu PJU yang padam.

Kolaborasi dengan Satpol PP

Untuk memperkuat pengamanan, Sudin Bina Marga Jakarta Timur akan menggandeng unsur pemerintah wilayah serta Satpol PP. Pihaknya berencana mengirimkan surat kepada Wali Kota Jakarta Timur dan Satpol PP Jakarta Timur untuk meminta dukungan pengawasan tambahan di titik-titik rawan. Langkah kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku pencurian sekaligus menjaga aset pemerintah tetap aman dan berfungsi dengan baik.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Benhard menambahkan, "Adanya bantuan dari unsur kelurahan, kecamatan, dan Satpol PP, diharapkan pengawasan di lapangan semakin kuat sehingga petugas lebih semangat dan merasa mendapat dukungan dari unit terkait."

Edukasi Petugas

Selain itu, Benhard mengaku telah memberikan arahan khusus kepada para petugas agar lebih optimal dalam menjaga sarana dan prasarana PJU di lapangan. "Sudah kita kumpulkan di Gudang Sudin Bina Marga, Jalan Raya Stasiun Cakung Nomor 74, pada akhir pekan lalu. Mereka diberikan motivasi sekaligus edukasi agar lebih optimal dalam melakukan pengawasan di lapangan," jelasnya.

Dampak Pencurian

Menurut Benhard, maraknya pencurian komponen PJU tidak hanya merugikan pemerintah secara anggaran, tetapi juga berdampak terhadap keselamatan masyarakat pengguna jalan. Lampu jalan yang padam membuat sejumlah ruas jalan menjadi gelap dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan serta tindak kriminalitas. Dia berharap pengawasan dan dukungan lintas instansi dapat menekan kasus pencurian lampu jalan dan komponen panel listrik sehingga pelayanan penerangan jalan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Perbaikan di Jalan Pemuda

Sebelumnya, Sudin Bina Marga Jakarta Timur memastikan sebanyak 50 lampu PJU di Jalan Pemuda, Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, yang dicuri sudah kembali menyala. Kepala Seksi Prasarana Sarana Utilitas Kota dan Penerangan Jalan Umum Sudin Bina Marga Jakarta Timur, Yanuar Ikhsan, menyatakan perbaikan dilakukan sejak Jumat (15/5) setelah puluhan lampu jalan padam akibat aksi pencurian pada panel listrik. Tercatat sebanyak 50 lampu PJU berkekuatan 90 watt dan 120 watt mengalami gangguan. Kondisi ini membuat ruas Jalan Pemuda menjadi gelap pada malam hari dan dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga