Polres Bogor Ungkap Peredaran Narkoba Cair 'Pod Getar' di Kawasan Elite
Polres Bogor Ungkap Peredaran Narkoba Cair 'Pod Getar'

Satuan Narkoba Polres Bogor berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis baru berbentuk cairan untuk rokok elektrik, yang dikenal dengan istilah pod getar, di wilayah Gunung Putri dan Citereup, Kabupaten Bogor. Narkoba cair ini dibanderol dengan harga fantastis, mulai dari Rp 4 juta hingga Rp 6 juta per cartridge, dan beredar di kawasan perumahan elite.

Penemuan di Kawasan Ekonomi Tinggi

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto dalam konferensi pers pada Senin (20/7/2016) mengungkapkan bahwa narkoba jenis ini telah masuk ke wilayah Kabupaten Bogor dan ditemukan di daerah dengan tingkat ekonomi yang cukup tinggi. "Nah ini ternyata barang ini sudah masuk di wilayah Kabupaten Bogor dan kita temukan di wilayah yang tingkat ekonominya cukup tinggi," kata Wikha.

Lebih lanjut, Wikha menjelaskan bahwa kasus ini ditemukan di wilayah Gunung Putri dan Citereup, yang dikenal memiliki perumahan-perumahan elit. "Kasus ini ditemukan di wilayah Gunung Putri dan Citereup, dimana kita ketahui terdapat perumahan-perumahan yang cukup elit di sekitaran wilayah tersebut," sambungnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pengedar dan Barang Bukti

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan seorang pengedar berinisial EJ beserta barang bukti berupa 65 cartridge atau cairan untuk rokok elektrik dan 70 bungkus happy water. EJ diketahui sudah beraksi selama dua bulan di Bogor. "Pelaku ini sudah mengedarkan selama dua bulan di wilayah Kabupaten Bogor. Nah ini cukup menarik karena seperti kita ketahui, etomidate ini cukup mahal. Di mana kemasannya berbentuk cartridge yang digunakan untuk vape," kata Wikha.

Harga Fantastis per Cartridge

Wikha menyebut bahwa pelaku EJ menjual satu buah cartridge berisi etomidate dengan harga Rp 4-6 juta. "Dipasarkan harganya cukup fantastis, di mana 1 cartridge ini harganya berkisar Rp 4-6 juta. Ini yang kita temukan harganya Rp 6 juta. Jadi bisa bayangkan ini dipakai untuk rokok elektrik yang mungkin hanya dipakai 40 kali hisap lah untuk 1 cartridge ini dan harganya Rp 4-6 juta," imbuhnya.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena narkoba jenis baru ini menyasar kalangan ekonomi atas dengan harga yang sangat mahal. Polres Bogor terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba cair ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga