Tim SAR Kesulitan Evakuasi 2 Korban di Reruntuhan Grand Polonia Medan
SAR Kesulitan Evakuasi 2 Korban di Grand Polonia Medan

Tim SAR gabungan terus berupaya mengevakuasi dua korban yang masih terjebak di reruntuhan rumah mewah di Perumahan Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, akibat ledakan yang terjadi pada Senin (20/7/2026). Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan, Hery Marantika, mengatakan proses pencarian menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Kendala Evakuasi: Akses Sempit dan Bangunan Tidak Stabil

Menurut Hery, kendala utama adalah akses menuju lantai dua yang sangat sempit dan material bangunan yang runtuh dalam kondisi labil. "Kendala pertama akses menuju lantai dua sangat sempit. Kedua, material bangunan yang runtuh mengalami labilitas sehingga membahayakan tim SAR gabungan saat masuk ke lokasi pencarian," kata Hery di lokasi kejadian, Selasa (21/7/2026).

Korban Ditemukan: Satu Tewas, Dua Masih Hilang

Tim SAR berhasil menemukan satu korban perempuan di dalam reruntuhan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.20 WIB. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. "Pada pukul 02.20 WIB tadi kami menemukan satu korban perempuan dan sudah dievakuasi serta diserahkan kepada keluarga. Jadi diperkirakan ada dua korban lagi yang masih ada di dalam," paparnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Ledakan Dahsyat Hancurkan Rumah Tiga Lantai

Ledakan besar terjadi di rumah nomor 3B Perumahan Grand Polonia pada Senin (20/7) sekitar pukul 15.30 WIB. Kekuatan ledakan menyebabkan bangunan rumah bertingkat tiga itu mengalami kerusakan berat hingga sebagian besar struktur bangunan runtuh. Tidak hanya menghancurkan rumah yang menjadi pusat ledakan, reruntuhan juga menimpa tiga unit mobil yang terparkir di depan rumah. Sejumlah rumah di sisi kiri, kanan, dan depan lokasi turut mengalami kerusakan akibat kuatnya gelombang ledakan.

Penyebab Masih Diselidiki, Diduga Kebocoran Gas

Penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan aparat kepolisian dan tim terkait. Namun, hasil investigasi awal mengarah pada dugaan kebocoran gas dari jaringan pipa bawah tanah yang berada di area rumah.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga