Seorang pria yang dituduh mencuri hard drive berisi musik belum dirilis milik Beyoncé akhirnya mengaku bersalah di pengadilan pada Selasa waktu setempat. Dilansir dari Fox 5 Atlanta, Kelvin Evans (40) mengajukan pengakuan bersalah atas dakwaan masuk tanpa izin dan membobol kendaraan dengan niat melakukan pencurian di Fulton County Superior Court, Amerika Serikat.
Proses Hukum dan Vonis
Dengan pengakuan tersebut, Evans terhindar dari proses persidangan juri. Pengadilan kemudian menjatuhkan hukuman lima tahun kepadanya. Hukuman tersebut terdiri dari dua tahun penjara dan sisa masa hukuman dalam pengawasan atau masa percobaan.
Kasus ini bermula dari pencurian hard drive yang berisi materi musik Beyoncé yang belum dirilis. Insiden ini menarik perhatian publik karena melibatkan salah satu artis ternama dunia. Meskipun detail lebih lanjut mengenai isi hard drive tidak diungkapkan, kasus ini menunjukkan betapa berharganya aset digital bagi para musisi.
Pengakuan bersalah Evans membuat kasus ini tidak perlu dilanjutkan ke persidangan juri, sehingga mempercepat proses hukum. Hukuman yang dijatuhkan diharapkan memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan serupa di masa depan.



