Hoaks Video Demo Tangkap Jokowi, Ternyata Peristiwa 2024
Hoaks Video Demo Tangkap Jokowi, Ternyata Peristiwa 2024

Sebuah video yang beredar di media sosial mengklaim memperlihatkan ribuan orang melakukan demonstrasi untuk menangkap dan mengadili mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Video tersebut beredar pada Juli 2026, sehingga menimbulkan kesan sebagai peristiwa baru.

Fakta di Balik Video Viral

Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan penelusuran dan menemukan bahwa narasi dalam video tersebut keliru. Peristiwa asli yang terekam dalam unggahan itu sebenarnya terjadi pada tahun 2024, bukan 2026. Video tersebut diunggah oleh sejumlah akun pada 8 Juli 2026 dengan klaim yang menyesatkan.

Menurut penelusuran, demonstrasi yang terekam adalah aksi massa yang terjadi pada masa lalu, tepatnya saat masa transisi pemerintahan. Tidak ada bukti bahwa aksi tersebut bertujuan untuk menangkap atau mengadili Jokowi. Tim Cek Fakta menemukan bahwa konteks asli video berbeda jauh dengan narasi yang disebarkan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penyebaran Informasi Palsu

Unggahan dengan klaim serupa dibagikan oleh beberapa akun media sosial lainnya. Mereka menggunakan cuplikan video lawas dan menambahkan narasi baru untuk menimbulkan kesan bahwa peristiwa tersebut baru terjadi. Praktik ini sering digunakan untuk menyebarkan disinformasi, terutama menjelang momen politik tertentu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai viralnya video tersebut. Namun, Tim Cek Fakta Kompas.com mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga