Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember, Ahmad Halim, memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada anggota Komisi D DPRD, A. Syahri Assidiqi, yang viral karena bermain gim sambil merokok saat rapat dengar pendapat membahas masalah kesehatan. Insiden ini terjadi pada Senin (11/5) di ruang Badan Musyawarah DPRD setempat.
Permohonan Maaf dan Proses Etik
"Yang pertama, kami atas nama pimpinan DPRD Jember menyampaikan permohonan maaf dan akan diproses karena menyangkut etika lembaga DPRD," kata Halim mengutip Antara, Selasa (12/5). Anggota Komisi D tersebut diduga bermain gim sambil merokok saat rapat dengan Dinas Kesehatan, puluhan Kepala Puskesmas, dan BPJS Kesehatan yang membahas masalah campak, angka kematian ibu dan bayi, serta isu stunting.
"Kami menyayangkan sikap anggota dewan tersebut karena tidak menerapkan kedisiplinan, perilaku, dan tata krama di ruang sidang saat rapat," tambahnya. Kasus ini akan diserahkan kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember untuk dikaji lebih lanjut dan dipastikan ada sanksi administratif secara kelembagaan.
Sanksi dari Partai Gerindra
Tidak hanya sanksi dari BK DPRD, Syahri juga akan mendapatkan sanksi dari Partai Gerindra. "Tidak hanya sanksi dari DPRD, namun partai juga akan memberikan sanksi disiplin karena anggota dewan tersebut merupakan anggota fraksi kami dari Partai Gerindra," ucap Halim yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Jember.
Halim menjelaskan bahwa anggota dewan tersebut merupakan anggota baru yang belum pernah mengikuti proses pendidikan kaderisasi partai di Hambalang, sehingga akan dilaporkan kepada pimpinan sesuai ketentuan. "Yang jelas anggota dewan yang bermain gim saat rapat dengar pendapat akan diberikan sanksi tegas dari DPRD dan partai politik sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.
Proses Klarifikasi dan Permohonan Maaf
Pihaknya akan memanggil anggota dewan tersebut untuk proses klarifikasi dan yang bersangkutan harus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas tindakan yang tidak disiplin tersebut. Sementara itu, A. Syahri Assidiqi belum berhasil dikonfirmasi terkait hal tersebut.



