U-turn Stasiun Depok Ditutup, Lalin Arah Jakarta Lancar Pagi Ini
U-turn Depok Ditutup, Lalin Arah Jakarta Lancar

Kendaraan yang melintas dari arah Grand Depok City dan Citayam melalui Jalan Kartini tampak lancar pada Rabu (5/8/2026) pagi setelah Satlantas Polres Metro Depok bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok menutup U-turn di dekat Stasiun Depok Lama. Pantauan detikcom pukul 7.30 WIB menunjukkan kendaraan hanya mengalami sedikit perlambatan saat mendekati stasiun, sementara arus lalu lintas menuju Jakarta dan arah sebaliknya terpantau ramai lancar.

Penutupan U-turn dan Pengaturan Lalu Lintas

Petugas Dishub terlihat mengatur pejalan kaki yang hendak menyeberang menuju stasiun, kemudian memasang rantai untuk menutup U-turn di dekat lokasi. Tak jauh dari sana, U-turn di depan SPBU juga ditutup menggunakan barier. Langkah ini merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas yang diumumkan melalui akun Instagram @officialdishubkotadepok pada Minggu (2/8/2026).

Dalam unggahan tersebut, Dishub Kota Depok bersama Polres Metro Depok memberlakukan penutupan akses putar balik Jalan Kartini (Stadela) mulai Senin 3 Agustus 2026. Penutupan dilakukan pada jam sibuk, yaitu pukul 06.00-08.00 WIB dan 17.00-20.00 WIB. Tujuannya untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas dan mengurangi kepadatan pada jam sibuk.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak dan Tanggapan Warga

Penutupan U-turn ini mendapatkan tanggapan beragam dari pengguna jalan. Yandi (45), seorang pemotor, mengungkapkan bahwa kemacetan di lokasi sering terjadi, terutama saat jam berangkat dan pulang kerja. Menurutnya, penutupan U-turn cukup berpengaruh dalam mengurangi kemacetan. "Ini mah mau pagi, sore, kadang siang juga macet. Jalannya sempit. (Ngaruh) iya, jadi nggak macet lah dikit," ujar Yandi.

Namun, Yandi juga menyoroti bahwa kemacetan hanya bergeser ke titik lain, seperti di dekat simpang. Ia menyarankan agar dilakukan pelebaran jalan sebagai solusi jangka panjang. "Kadang cuma nggeser aja tuh ke deket Simpang situ (macetnya). Ya ngaruh dikit, tapi ini karena sempit, harusnya dilebarin," tuturnya.

Kemacetan yang Sulit Dihindari

Warga lainnya, Dito (28), menilai kemacetan di Jalan Kartini memang sulit dihindari karena banyaknya kendaraan dan pembangunan perumahan. "Udah dari dulu kalau macet ya. Motor mobil banyak sekarang, perumahan, gimana nggak macet. Susah kalau di sini, kejebak macet," ungkapnya. Meski demikian, ia mengakui penutupan U-turn berdampak positif bagi arus lalu lintas arah Jakarta, meski menyulitkan pengendara yang ingin memutar balik. "Ya berdampak sih, susah muter aja," tutupnya.

U-turn Dibuka Kembali dan Kepadatan Muncul

Pantauan detikcom pada pukul 8.13 WIB menunjukkan U-turn kembali dibuka setelah masa penutupan selesai. Begitu dibuka, terlihat kepadatan kendaraan terjadi di sekitar lokasi. Selain itu, tampak pula 'Pak Ogah' yang sudah berada di lokasi untuk membantu mengatur kendaraan yang hendak memutar balik.

Rekayasa lalu lintas ini diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya pada jam-jam padat aktivitas. Namun, warga berharap ada solusi yang lebih permanen, seperti pelebaran jalan, untuk mengatasi kemacetan secara menyeluruh.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga