Hujan deras yang mengguyur kawasan Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (4/8/2026) sore mengakibatkan sebuah pohon tumbang dan menimpa atap rumah warga. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, saat hujan dengan intensitas deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut.
Penyebab dan Dampak Kejadian
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menjelaskan bahwa hujan deras dan angin kencang menjadi pemicu utama tumbangnya pohon tersebut. "Dikarenakan hujan intensitas deras dan disertai angin kencang, mengakibatkan pohon tumbang sehingga menimpa atap rumah warga," kata Adam dalam keterangannya, Selasa (4/8/2026).
Akibat kejadian ini, satu unit rumah mengalami kerusakan sedang. "Korban terdampak hasil kaji cepat di lapangan yaitu satu unit rumah rusak sedang. Kerusakan rumah di bagian penopang atap," bebernya. Rumah tersebut dihuni oleh satu keluarga berjumlah lima orang. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. "Korban nihil," pungkas Adam.
Penanganan dan Evakuasi
Warga sekitar segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas BPBD. Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. "Untuk saat ini pohon tumbang yang menimpa rumah sudah selesai dievakuasi. Perlu penanganan lebih lanjut oleh dinas terkait," imbuh Adam.
Evakuasi pohon tumbang dilakukan dengan cepat untuk memastikan keselamatan warga dan mencegah kerusakan lebih lanjut. Dinas terkait akan melakukan perbaikan pada bagian rumah yang rusak, khususnya penopang atap yang tertimpa pohon.
Antisipasi Bencana Hidrometeorologi
Kejadian ini menjadi pengingat akan potensi bencana hidrometeorologi di musim hujan. BPBD Kabupaten Bogor mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama di daerah yang rawan pohon tumbang atau tanah longsor. Masyarakat diminta untuk segera melaporkan jika menemukan potensi bahaya, seperti pohon yang sudah rapuh atau miring.
Peristiwa serupa juga pernah terjadi di wilayah Bogor dan sekitarnya, sehingga kewaspadaan perlu ditingkatkan. Dengan respons cepat dari BPBD, diharapkan dampak kejadian serupa dapat diminimalisir.



