Jakarta - Sebuah insiden dramatis terjadi di Kabupaten Way Kanan, Lampung, saat satu unit mobil patroli polisi ditabrak oleh kendaraan yang diduga digunakan oleh pelaku jaringan narkoba. Peristiwa ini terjadi ketika petugas berusaha melakukan pengadangan terhadap kendaraan tersebut. Akibat tabrakan keras, Kapolsek Baradatu AKP Sunaryo terpental sekitar satu meter dari posisinya.
Kronologi Penghadangan
Peristiwa bermula saat personel Satresnarkoba Polres Way Kanan meminta bantuan Polsek Baradatu untuk menghentikan sebuah mobil Daihatsu Terios berwarna hitam yang dicurigai membawa pelaku peredaran narkotika. Mobil patroli kemudian diposisikan melintang di Jalan Lintas Sumatera, tepat di depan Mapolsek Baradatu. Namun, kendaraan yang dikejar nekat menerobos barikade dan menabrak bagian belakang mobil patroli.
Insiden Saat Penangkapan
Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto menjelaskan bahwa saat kejadian, AKP Sunaryo berada di samping kendaraan patroli. Benturan keras menyebabkan mobil polisi terdorong hingga Kapolsek ikut terpental. Meskipun berhasil melarikan diri, para pelaku meninggalkan kendaraan mereka di tempat kejadian. Polisi kemudian mengamankan Daihatsu Terios tersebut sebagai barang bukti untuk penyidikan lebih lanjut.
Upaya Pengungkapan Jaringan Narkoba
Penghadangan ini merupakan bagian dari upaya Polres Way Kanan dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Lampung. Kasus ini masih dalam pengembangan untuk menangkap para pelaku yang melarikan diri. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk terus memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.
Simak selengkapnya di artikel terkait. (fas/fca)



