Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, tengah menelusuri dugaan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kasus penebangan pohon di depan lapangan padel di Jalan LLRE Martadinata atau Jalan Riau. Farhan menegaskan akan memberikan sanksi tegas jika ada ASN yang terbukti terlibat.
Perintah Pendalaman ke Sekda dan Inspektorat
Farhan sebelumnya telah mencium dugaan adanya pihak yang membekingi kasus penebangan pohon tersebut. Kasus ini kemudian dia telusuri agar menjadi terang benderang. Dalam pernyataannya, Senin (3/8/2026), Farhan mengungkapkan bahwa dirinya telah memberikan tugas kepada Sekretaris Daerah (Sekda) dan Inspektorat untuk mendalami kemungkinan keterlibatan ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.
"Nah, tentu ada pertanyaan, apakah ada ASN yang terlibat. Itu sebabnya Pak Sekda dan Pak Inspektorat sudah saya berikan tugas untuk mendalami apakah ada kemungkinan ASN Pemkot Bandung terlibat," kata Farhan, dilansir detikJabar.
Sanksi Sesuai Perundang-undangan
Farhan memastikan akan menyiapkan sanksi yang tegas untuk pelanggaran tersebut. Jika terbukti terlibat, ASN yang bersangkutan akan dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Apabila memang ada yang terlibat, maka akan dikenai sanksi yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan," ujarnya.
Sebelumnya, pengelola lapangan padel juga telah angkat bicara terkait penebangan pohon yang memicu kemarahan Walkot Farhan. Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan ruang terbuka hijau dan dugaan pelanggaran administrasi.
Latar Belakang Penebangan Pohon
Penebangan pohon di lokasi tersebut terjadi di trotoar depan lapangan padel. Sebanyak 10 pohon dilaporkan ditebang, yang kemudian memicu reaksi keras dari warga dan pemerintah kota. Farhan menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dan harus diproses secara hukum.
Pemerintah kota berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dan menindak tegas setiap pelanggaran yang merusak ruang publik. Proses investigasi yang melibatkan Sekda dan Inspektorat diharapkan dapat mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk kemungkinan adanya oknum ASN yang terlibat.
Respons Publik dan Langkah Lanjutan
Kasus ini menarik perhatian warga Bandung yang menuntut transparansi dan keadilan. Banyak yang berharap agar pemerintah kota bertindak tegas tanpa pandang bulu. Farhan pun menegaskan bahwa dirinya tidak akan mentoleransi pelanggaran semacam ini dan akan memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan.
Langkah selanjutnya adalah menunggu hasil pendalaman dari Sekda dan Inspektorat. Jika ditemukan bukti keterlibatan ASN, maka sanksi akan segera dijatuhkan. Sementara itu, publik menanti kejelasan nasib pohon-pohon yang telah ditebang dan upaya rehabilitasi yang mungkin dilakukan.



