Tetangga Perusak Pagar Rumah di Depok Akan Jalani Tes Kejiwaan
Tetangga Perusak Pagar Rumah di Depok Akan Dites Jiwa

Polisi menaikkan status kasus perusakan rumah warga yang diteror tetangga di Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, ke tingkat penyidikan. Pelaku akan menjalani tes kejiwaan di Rumah Sakit Kramat Jati.

Pelaku Akan Dites Kejiwaan

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan mengatakan penyidik telah meningkatkan status kasus tersebut menjadi penyidikan. "Status ditingkatkan menjadi penyidikan, dan penyidik sekarang akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan akan membuat surat untuk keterangan masalah psikologi ya, masalah psikologi. Akan dibuatkan surat untuk pemeriksaan psikologi ke Rumah Sakit Kramat Jati," ujarnya kepada wartawan di Polres Metro Depok, Rabu (22/7/2026).

Menurut keterangan orang tua pelaku, pelaku sulit mengendalikan emosi. "Ya, menurut keterangan dari orang tuanya bahwa terlapor terkadang susah membendung emosinya ya. Terkadang selalu meledak-ledak, gitu," ungkap Hendra. Ia menambahkan bahwa pelaku kerap berperilaku aneh dan tidak bisa mengontrol emosi, sehingga penyidik memutuskan untuk melakukan tes kejiwaan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Konflik Dipicu Perselisihan Sejak 2024

Polisi mengungkapkan bahwa terduga pelaku dan korban kerap berselisih paham sejak tahun 2024. Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama menjelaskan, "Ini kan permasalahan sudah dari tahun 2024. Yang memang berselisih paham dari tahun itu. Dari terlapor mempunyai versi juga tersendiri, bahwa ada juga sedikit berselisih paham, pertengkaran-pertengkaran."

Pertikaian tersebut telah dimediasi oleh warga, RT/RW, dan Bhabinkamtibmas, namun tidak membuahkan hasil. "Dan di tahun 2024 itu juga ada pertikaian antara terlapor dan juga pelapor, begitu. Namun tidak dibuat laporan polisi karena didamaikan pada saat itu oleh pihak pihak warga ataupun RT RW dan juga Bhabinkamtibmas. Nah, pertengkaran itu sampai memanjang sampai dengan sekarang ini," jelas Made.

Korban Akhirnya Melapor ke Polisi

Karena terus berselisih dan merasa tidak tahan dengan perlakuan terduga pelaku, korban akhirnya membuat laporan polisi. "Jadi, kalau dari versi terlapor seperti itu ya hasil pemeriksaan yang saya baca tadi. Bahwa memang kalau dibilang menaruh dendam sih bukan dendam ya, maksudnya semenjak itu mereka terus berselisih paham, sering bertengkar," tutur Made. "Akhirnya timbullah kejadian di minggu lalu. Korban merasa sudah tidak tahan dan memang sering dimediasikan tapi berulang kali. Akhirnya membuat laporan mengenai perusakan tersebut."

Teror Viral di Media Sosial

Rumah keluarga Azis Suraji di Pancoran Mas, Depok, menjadi sasaran teror oleh tetangganya. Teror tersebut membuat keluarga Azis menjual rumah mereka. Aksi teror terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Dalam rekaman, tampak seorang pria melempar helm ke rumah tetangga, mondar-mandir menggunakan motor di depan pagar, dan membuang sampah ke rumah korban. Warga sempat melerai, namun terjadi keributan.

Polisi kini terus mendalami kasus ini dan menunggu hasil tes kejiwaan pelaku untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga