Polisi berhasil membekuk tiga pria yang diduga terlibat dalam aksi pengganjalan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di area Rumah Sakit Buah Hati, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengonfirmasi penangkapan tersebut pada Kamis (30/7).
Modus Operandi Pelaku
Ketiga pelaku menyasar tiga unit mesin ATM yang berada di gerai dalam lingkungan rumah sakit. Menurut Boy, satu dari tiga ATM tersebut dibuat rusak, sementara dua lainnya diganjal. 'Pelakunya ada tiga orang. Mereka mengganjal tiga unit ATM. Satu ATM dibuat rusak, sedangkan dua ATM lainnya diganjal,' kata Boy kepada wartawan.
Modus yang digunakan para pelaku adalah mengganjal bagian mesin ATM sehingga proses transaksi nasabah terganggu. Hal ini diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksi kejahatan terhadap pengguna ATM yang tidak curiga.
Upaya Pelarian dan Tindakan Tegas
Saat hendak ditangkap, ketiga pelaku berusaha melarikan diri. Namun, polisi dengan sigap memberikan tindakan tegas dan terukur untuk menghentikan pelarian mereka. 'Pada saat hendak kabur, petugas memberikan tindakan tegas dan terukur,' ujar Boy. Meskipun tidak dijelaskan secara rinci, istilah tersebut biasanya merujuk pada tembakan terukur ke arah kaki atau langkah taktis lainnya.
Polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku serta kemungkinan keterlibatan mereka dalam aksi serupa di lokasi lain. Hal ini penting untuk mengungkap jaringan pelaku kejahatan ATM yang kerap meresahkan masyarakat.
Rencana Konferensi Pers
Kepolisian berencana menyampaikan kronologi lengkap beserta hasil pengungkapan kasus tersebut dalam konferensi pers yang akan digelar di Polsek Pamulang. Masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi lebih detail mengenai identitas pelaku dan barang bukti yang diamankan.
Aksi pengganjalan ATM ini menjadi perhatian serius polisi karena menargetkan fasilitas umum di area rumah sakit, yang seharusnya menjadi tempat aman bagi pasien dan pengunjung. Kapolres mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan segera melapor jika menemukan kejanggalan pada mesin ATM.



