CEO Recording Academy, Harvey Mason Jr, menyampaikan rasa sedihnya setelah BTS mengumumkan keputusan untuk tidak menyerahkan karya musik mereka pada ajang Grammy Awards ke-69 yang akan digelar pada 2027. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya tetap menghormati keputusan grup asal Korea Selatan tersebut.
Tanggapan Harvey Mason Jr
Dalam pernyataan resminya, Mason mengatakan bahwa organisasi Grammy hadir untuk melayani musik dan semua orang yang membuatnya. "Seiring kami terus memperluas jangkauan, keanggotaan, dan penghargaan kami, terlepas dari geografi maupun bahasa, saya ingin menegaskan bahwa kami akan terus mendengarkan komunitas musik global dan berupaya menghormati serta merayakan seluruh musisi yang karyanya menggerakkan dunia," ujar Mason menanggapi keputusan BTS.
Mason menambahkan bahwa meskipun ia merasa kecewa, ia memahami bahwa setiap musisi memiliki jalannya sendiri. "Kami mendukung BTS dalam perjalanan mereka ke depan dan berharap yang terbaik untuk mereka," imbuhnya.
Pengumuman BTS di Instagram
Sebelumnya, ketujuh personel BTS—RM, Jin, SUGA, j-hope, Jimin, V, dan Jung Kook—mengumumkan keputusan tersebut secara serentak melalui akun Instagram pribadi masing-masing pada Rabu, 29 Juli 2026. Dalam unggahan mereka, BTS menyatakan bahwa mereka memutuskan untuk tidak mengirimkan karya untuk Grammy 2027 sebagai bentuk fokus pada proyek individu dan pengembangan artistik.
Keputusan ini mengejutkan banyak penggemar dan pengamat industri, mengingat BTS telah menjadi salah satu grup paling sukses dalam sejarah Grammy meskipun belum pernah meraih kemenangan. Mereka telah menerima beberapa nominasi, termasuk kategori Best Pop Duo/Group Performance untuk lagu "Dynamite" pada 2021 dan "Butter" pada 2022.
Dampak Bagi Grammy dan BTS
BTS dikenal sebagai salah satu duta global untuk musik K-Pop, dan kehadiran mereka di Grammy sebelumnya telah membantu meningkatkan visibilitas acara tersebut di Asia. Keputusan mereka untuk absen pada edisi 2027 dapat memengaruhi jumlah penonton internasional dan menunjukkan pergeseran strategi grup dalam menjangkau pasar global.
Di sisi lain, BTS saat ini juga tengah menghadapi masa jeda akibat wajib militer beberapa anggotanya. Jin telah memulai dinasnya pada 2022, diikuti oleh anggota lainnya. Hal ini membuat aktivitas grup sebagai satu kesatuan menjadi lebih terbatas, yang mungkin menjadi pertimbangan dalam pengumuman tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada komentar lebih lanjut dari pihak BTS selain pernyataan di Instagram. Publik masih menanti apakah keputusan ini bersifat permanen atau hanya untuk tahun 2027.



