Polisi Konfrontasi Sopir Alphard dan Satpam soal Terobos Pelican Crossing
Polisi Konfrontasi Sopir Alphard dan Satpam

Polisi akan memanggil sopir Toyota Alphard dan satpam yang terlibat cekcok setelah kendaraan menerobos lampu lalu lintas di pelican crossing depan Hotel Pullman, kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat untuk dikonfrontasi. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan pihaknya akan melakukan pemanggilan klarifikasi kepada kedua belah pihak.

Pemanggilan dan Konfrontasi

"Saya akan melakukan panggilan klarifikasi kepada pemilik Alphard. Kemudian panggilan klarifikasi kepada security yang terlibat cekcok dengan sopir Alphard. Setelah itu kita akan konfrontir di Subdit Gakkum," kata Ojo Ruslani kepada wartawan, Kamis (23/7). Pemanggilan dijadwalkan pada Jumat (24/7) dan Senin (27/7). "Setelah itu kita konfrontir, kita pertemukan antara kedua belah pihak. Itu jawaban yang bisa gua lakukan dulu," sambungnya.

Dugaan Pelat Palsu

Konfrontasi dilakukan untuk mendalami peristiwa yang terjadi, termasuk dugaan mobil Alphard menggunakan pelat palsu atau tidak sesuai peruntukannya. "Semua terkait dengan peristiwa itu, baik peristiwanya, kendaraan yang digunakan, pasal-pasal yang akan kita sangkakan, dan lain-lain," ucap Ojo.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Kejadian

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan mobil Toyota Alphard menerobos lampu merah di pelican crossing depan Hotel Pullman, Jakarta Pusat. Dalam video yang diunggah akun Instagram @jakpus24jam.id, terlihat pejalan kaki sedang menyeberang saat lampu lalu lintas menunjukkan warna merah untuk kendaraan, namun Alphard tetap melaju. Seorang satpam yang juga menyeberang kemudian menegur sopir Alphard dengan menggebrak kaca mobil. Sopir diduga tidak terima dan terjadi cekcok mulut.

Mediasi di Pos Polisi

Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menjelaskan bahwa keduanya kemudian mendatangi pos polisi untuk meminta bantuan mediasi. "(Masalah) sudah diselesaikan secara kekeluargaan dibantu mediasi oleh Kapospol di Pospol Thamrin. Setelah selesai, pengendara mobil melanjutkan perjalanannya dan security kembali bekerja," ucap Braiel. Meski demikian, polisi tetap melanjutkan proses hukum terkait pelanggaran lalu lintas dan dugaan pelat palsu.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga