Maling Pecah Kaca Mobil di Bekasi, Gasak Uang Rp 9 Juta dan iPhone 15
Maling Pecah Kaca Mobil di Bekasi Gasak Rp 9 Juta dan iPhone

Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Kabupaten Bekasi. Seorang pria berinisial SP (42) kehilangan tas berisi uang tunai Rp 9 juta dan iPhone 15 saat sedang memotong rambut di sebuah barbershop di Jalan Setiadarma 2, Tambun Selatan.

Kronologi Kejadian

Kepala Seksi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani mengungkapkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Rabu malam. Korban datang menggunakan mobil Toyota Avanza putih sekitar pukul 19.45 WIB. Saat melintas di Jalan Setiadarma 2, korban melihat sebuah barbershop dan memutuskan untuk memarkirkan kendaraannya di depan lokasi sebelum masuk mencukur rambut.

"Setelah memarkirkan kendaraan, korban masuk ke dalam barbershop dan melakukan potong rambut. Sekira pukul 20.30 WIB," kata AKP Aliyani dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kehilangan Barang Berharga

Usai selesai mencukur rambut, korban berjalan menuju mobilnya untuk pulang. Namun, dia terkejut mendapati kaca pintu tengah sebelah kanan mobilnya dalam keadaan pecah. "Korban kemudian memeriksa bagian dalam kendaraan dan mendapati bahwa satu buah tas selempang warna hitam yang berada di dalam mobil telah hilang," ujar dia.

Di dalam tas tersebut terdapat dompet berisi KTP, SIM, STNK, kartu ATM, dan kartu BPJS, uang tunai Rp 9 juta, satu unit iPhone 15, serta satu unit telepon seluler Realme. Total kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Langkah Kepolisian

Atas kejadian ini, korban segera membuat laporan ke Polsek Tambun Selatan. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) untuk mengungkap identitas pelaku.

"Kami sudah menerima laporan. Kami cek TKP, CCTV guna dilakukan penyelidikan dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tandas AKP Aliyani.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih dalam pengejaran polisi. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil saat parkir di tempat umum.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga