Kronologi Bentrok Anak Punk: Mondy Tatto Jadi Tersangka Pengeroyokan
Kronologi Bentrok Anak Punk: Mondy Tatto Tersangka

Polisi mengungkap dugaan motif di balik bentrokan yang melibatkan anak punk Faisal Anwar dengan Doni Darmawan alias Donal di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Penyidik menduga bentrokan tidak hanya dipicu persoalan peminjaman sepeda motor, tetapi juga masalah asmara. Korban diketahui menaruh hati kepada Dita Restu Amanda alias Mondy Tatto, yang telah ditetapkan sebagai salah satu tersangka.

Pemicu Bentrokan: Motor dan Asmara

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat AKP Engkus menjelaskan, keributan bermula ketika Faisal hendak meminjam sepeda motor milik Mondy yang saat itu sedang dipakai Donal. Adu mulut kemudian berubah menjadi perkelahian. "Memang peristiwa itu diawali korban mau minjam motor. Motor itu punyanya si Mondy, sementara sedang dipakai sama Donal. Akhirnya cekcok mulut, terus terjadi perkelahian," kata Engkus kepada wartawan, Kamis (23/7/2026).

Menurut Engkus, penyebab bentrokan bukan semata persoalan meminjam kendaraan. Penyidik menemukan adanya pengaruh minuman keras dan persoalan pribadi antara korban dengan Donal. "Kalau secara normal itu hal yang wajar. Cuma masalahnya ini pengaruh sama minuman. Yang kedua, memang antara korban dengan Donal juga punya masalah pribadi," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Masalah Pribadi dan Cinta Segitiga

Persoalan pribadi tersebut diduga berkaitan dengan kedekatan keduanya dengan Mondy. "Korban juga suka sama si Mondy, sementara saat ini si Mondy jalannya sama si Donal," ucap Engkus. Namun, ia belum dapat memastikan status hubungan Mondy dan Donal. "Nah, ini kan dekat-dekat aja. Kita tidak tahu pacaran atau enggak. Dia hanya punya hubungan dekat, jalan ke sana-ke sini bareng antara Donal dengan Mondy," jelasnya.

Kronologi Pengeroyokan

Perkelahian pertama terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di depan sebuah salon di Jalan KH Asnawi, Desa Kalijaya, Cikarang Barat. Saat itu, Donal dan Faisal terlibat baku pukul, sementara Mondy diduga ikut membantu Donal menganiaya korban hingga akhirnya dilerai rekan-rekannya. "Pelakunya Donal sama Mondy. Itu perkara pengeroyokan," kata Engkus.

Meski sempat bentrok, korban dan para pelaku kembali berkumpul beberapa jam kemudian di kawasan Ceger. Mereka menghabiskan waktu bersama sambil minum-minuman keras sebelum akhirnya menuju kontrakan Mondy di Kampung Jatibaru, Desa Kalijaya. Di lokasi itulah kembali terjadi pertengkaran.

Penusukan dan Kematian

Menurut Engkus, Darmin yang berada di lokasi mengaku semula masuk ke kontrakan untuk melerai. Namun ia mengaku dipukul korban menggunakan tabung gas elpiji hingga akhirnya mengambil pisau yang telah dibawanya. "Dia mau melerai. Malah dikepruk pakai gas melon sama korban. Dari kejadian itu pelaku ngambil pisau yang sudah disiapkan, ditusuk di situ," ujarnya.

Korban sempat berlari ke kontrakan lain yang berjarak sekitar tiga rumah dari lokasi pertama penusukan. Namun Darmin mengejar dan kembali menusuk korban hingga akhirnya tersungkur di depan pagar kontrakan. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Hasil Autopsi dan Penetapan Tersangka

Hasil autopsi menunjukkan penyebab kematian Faisal adalah luka tusuk di dada sebelah kanan yang menembus paru-paru hingga menyebabkan pendarahan. Engkus menegaskan, meski rangkaian kejadian saling berkaitan, penyidik menangani kasus tersebut dalam dua perkara berbeda. "Tempat kejadian perkara berbeda, waktu kejadian perkara berbeda, pelakunya pun berbeda," tegasnya.

Saat ini polisi menetapkan Doni Darmawan alias Donal dan Dita Restu Amanda alias Mondy Tatto sebagai tersangka dugaan pengeroyokan. Sementara Darmin dijerat sebagai tersangka pembunuhan atas tewasnya Faisal Anwar.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga