Hoaks Video Gedung DPRD Makassar Terbakar, Ini Fakta Sebenarnya
Hoaks Video Gedung DPRD Makassar Terbakar, Ini Faktanya

Beredar di media sosial sebuah video yang diklaim memperlihatkan Gedung DPRD Makassar, Sulawesi Selatan, terbakar akibat aksi pengunjuk rasa. Video tersebut dibagikan pada Juli 2026 dan langsung memicu kehebohan di kalangan warganet. Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi dalam video tersebut dipastikan keliru dan termasuk kategori hoaks.

Klarifikasi dari Tim Cek Fakta Kompas.com

Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan bahwa video yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Narasi yang menyebut gedung DPRD Makassar dibakar oleh pengunjuk rasa tidak memiliki dasar yang kuat. Video tersebut justru merupakan rekaman lama yang diunggah ulang dengan konteks yang salah, sehingga menyesatkan publik.

Menurut penelusuran, video yang beredar di akun Facebook pada 25 Juli 2026 itu bukanlah peristiwa kebakaran gedung DPRD Makassar. Tim Cek Fakta mengonfirmasi bahwa tidak ada peristiwa pembakaran gedung DPRD Makassar pada tanggal tersebut. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum tentu kebenarannya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Penyebaran Video Hoaks

Video hoaks tersebut pertama kali dibagikan oleh sebuah akun Facebook pada 25 Juli 2026. Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan narasi yang mengarahkan bahwa gedung DPRD Makassar dibakar oleh massa pengunjuk rasa. Narasi ini kemudian menyebar dengan cepat di berbagai platform media sosial, memicu kepanikan dan spekulasi di kalangan masyarakat.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, video tersebut ternyata merupakan rekaman peristiwa lain yang tidak ada kaitannya dengan Makassar. Tim Cek Fakta Kompas.com berhasil melacak asal-usul video dan menemukan bahwa peristiwa dalam video tersebut terjadi di lokasi dan waktu yang berbeda. Sayangnya, banyak warganet yang langsung mempercayai narasi yang disematkan tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

Dampak dan Imbauan bagi Masyarakat

Penyebaran hoaks seperti ini dapat menimbulkan keresahan di masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk selalu memverifikasi informasi sebelum membagikannya. Tim Cek Fakta Kompas.com mengimbau masyarakat untuk lebih kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh konten yang belum jelas kebenarannya.

Selain itu, pemerintah dan aparat keamanan juga diharapkan dapat bertindak tegas terhadap penyebar hoaks. Langkah ini diperlukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan publik, serta mencegah terjadinya disinformasi yang lebih luas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga